Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Tisu Basah (Foto: Shutterstock)
Dream – Tisu basah jadi salah satu perlengkapan yang wajib ada di tas si kecil. Pemakaiannya memang sangat praktis, terutama jika melakukan perjalanan jauh dan membawa bayi atau balita.
Jika tangan dan kakinya kotor dan tak ada air, tinggal dilap saja. Bahkan untuk membersihkan area intim setelah buang air kecil maupun besar. Tapi ternyata penggunaan tisu ini secara terus menerus memiliki efek buruk, yaitu membuat anak jadi mengalami alergi.
Hal tersebut menurut penelitian tim dari Northwestern University di Amerika Serikat. " Kurangi paparan kulit bayi terhadap alergen makanan dengan mencuci tangan sebelum memegang bayi. Batasi penggunaan tisu basah. Bersihkan dengan sabun dan air seperti yang kita lakukan zaman dulu," ujar Joan Cook Mills, salah satu peneliti yang juga profesor Northwestern University.
Alergi bisa terjadi karena sabun atau zat yang berasal dari tisu mengenai kulit dan menghilangkan minyak pelindung. Bayi dan anak pun jadi lebih rentan terhadap debu dan pemicu alergi lainnya kacang.
Orangtua pun disarankan untuk membilas tangan anaknya dengan air sebagai pengganti. Tidak lupa sebelum menyentuh si buah hati, orangtua selalu mencuci tangan agar tidak menimbulkan alergi.
Menurut Profesor Cook Mills, beberapa bayi terkena alergen yang berasal dari lingkungan debu di rumahnya. Mungkin mereka tidak memakan makanan yang mengandung alergen, tapi dari kontak kulit.
“ Hal ini bisa terjadi misalnya, ada seseorang yang di wajahnya masih menempel selai kacang dan mencium bayi. Atau, orangtua yang sedang menyiapkan makanan dengan menu kacang, kemudian memegang bayi,” katanya.
Sumber: Kid Spot
Laporan Dina Nazhifah
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol