Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

'Taklukan' Buah Hati dengan Cara Unik Ini

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 5 April 2017 10:04
'Taklukan' Buah Hati dengan Cara Unik Ini
Kadang dari saran-saran yang mungkin bagi Anda aneh justru hasilnya cukup memuaskan.

Dream - Sebagai orangtua, pasti Anda banyak mendapat saran-saran tentang pola asuh. Bisa dari orangtua sendiri, tetangga, teman, ataupun dari internet. Ada yang mungkin biasa dilakukan atau malah tak pernah dilakukan karena terdengar aneh.

Kadang dari saran-saran yang mungkin bagi Anda aneh justru hasilnya cukup memuaskan. Berikut beberapa trik unik menghadapi buah hati, yang patut dicoba.

Bernyanyi keras-keras
Tidak ada yang mendengarkan Anda ketikamemanggil anak makan? Coba posisikan diri layaknya seorang penyanyi siapa pun yang Anda sukai. Nyanyikan instruksi dan Anda pasti mendapatkan perhatian anak-anak.

Kata 'ajaib' wajib diajarkan
Anak balita mungkin belum bisa memahami sepenuhnya tentang kesopanan. Tapi dengan mengajarinya terus-menerus atau 'menguliahinya', maka ia akan belajar tata krama dengan baik dan cepat mengerti.

Misalnya, ketika anak berteriak, " Adek mau minum!" jawab dengan " Aku haus, mama, tolong berikan aku minuman ma" . Pastinya anak tidak bisa langsung mengatakan hal itu. Tapi pengulangan kata " tolong" dan " terima kasih" ketika berbicara dengannya dapat membantu anak Anda berbicara hal yang sama.

Ucapkan " terima kasih" meskipun dia tidak melakukan apa-apa
Ketika anak sulit menurut pada, cobalah untuk bersikap tegas. Misalnya saat ia menolak untuk menghabiskan makanannya dengan segera. Anda bisa bilang " Terima kasih sudah menghabiskan makanannya!" Anda akan mendapatkan perhatian anak dan terkadang anak-anak ingin dipuji meskipun ia tidak melakukan sesuatu.

Kompetisi
Terkadang Anda mungkin berteriak, " Jangan lari-larian di dalam rumah!" atau " Ini bukan pertandingan!" . Anda bisa mencoba anak Anda berkompetisi saat melakukan sesuatu, semisalnya berkompetisi siapa yang lebih dahulu memakai baju atau membersihkan kamar.

Tetap katakan cinta
Pastinya menyakitkan ketika Anda mendengar anak mengatakan " Aku benci ibu!" atau " Aku gak sayang sama ibu!" Ketika anak melakukan hal itu, lakukanlah kebalikan dari yang Anda ingin lakukan. Semisalnya merespons dengan kata-kata, " Ibu tetap sayang kamu" . Hal tersebut akan menghilangkan perasaan marah anak dengan kelembutan kata-kata Anda.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya

 

Sumber: Parents Society

 

 

Beri Komentar