Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
(Foto: Irna La Perle/ Cynthia Amanda Male-Dream.co.id)
Dream - Tampil di hari kedua Media Viewing Trend 2018, Irna LaPerle menampilkan konsep diluar nalar. Terlihat unik namun tetap menyuguhkan busana ready-to-wear.
Irna berkesempatan untuk menampilkan 10 looks bertema Orgues, yang diambil dari bahasa Prancis berarti organ tubuh manusia.
“ Kebetulan tren 2019 itu mengarah pada sesuatu yang dekat dengan kita, seperti diri kita sendiri. Organ tubuhnya gitu ya. Tapi, yang diambil organ tubuh bagian dalam seperti aliran darah, jantung, otot tendon yang dijadikan motif atau detail di koleksi saya,” tutur Irna Mutiara, di acara Media Viewing Trend yang diadakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC), Selasa, 27 Maret 2018.

Jika biasanya Irna hadir dengan busana muslim anggun dan feminin, kini pemilik clothing line Irna La Perle ini justru tampil beda. Irna mencoba merancang modest wear bergaya edgy dan modern tanpa menanggalkan ciri khasnya selama ini.
“ Ini suatu alternatif baru ya, untuk busana muslim yang biasanya terlihat feminim dengan bunga-bunga atau motif manis,” ujarnya.

Sedangkan untuk warna, kali ini didominasi dengan tone putih. Terlihat indah ketika dituangkan dalam cutting bersiluet H-line dan X-line yang pernah populer di tahun 1920-an.
Kurang dari sebulan, ia berhasil merangkum karyanya yang dibuat dengan bahan organza, tule, lace dan thai silk.
“ Biasanya kan, busana muslim itu A-line atau X-line yang lebar atau potongan payung. Justru saya merampingkan. Lebih lurus bagian bawahnya,” katanya.

Detail pleated, anyaman dan lipatan yang tidak beraturan, akan menjadikan detail koleksi Orgues terlihat lebih unik dibandingkan rancangan sebelumnya.
“ Yang khusus dari dulu tuh, tali-tali itu. Tapi, saya mengolahnya berbeda-beda. Untuk kali ini saya mengolahnya berbentuk anyaman dan lipatan yang tidak beraturan”.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari