Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Masjid Raya Di Djenne, Mali
Dream - Afrika Barat menjadi salah satu dari sekian banyak tempat yang tak luput dari persebaran Islam. Karena itu, keberadaan masjid tak terhitung jumlahnya di wilayah ini.
Dari seluruh masjid yang ada di Afrika Barat, terdapat satu Masjid Raya yang sangat mudah untuk dikenali yaitu di Djenne, Mali.
Masjid Raya ini sangat megah jika dilihat dari kejauhan menghadap cakrawala dan menjadi salah satu simbol keagamaan paling dihormati di Afrika.
Dibangun hampir seluruhnya dari lumpur bata yang dijemur serta dilapisi tanah liat, masjid ini adalah contoh bangunan terbesar dengan gaya arsitektur khas Benua Hitam.
Masjid ini juga telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena keasliannya. Masjid Raya Mali ini dibangun dengan material tradisional termasuk sisipan batang sawit berbulu untuk fasadnya.
Sayangnya, bentuk masjid ini terus berubah seiring perubahan iklim yang ekstrem. Iklim panas yang cukup lama. Kemudian disusul hujan deras terus-menerus, merusak arsitektur masjid yang terbuat dari lumpur dan bata ini.
Celah dan kebocoran kian bertambah. Karena itu, setiap tahun sejak Masjid Raya dibangun, diperlukan lumpur tambalan baru.
Penambalan ini pun menjadi kegiatan tahunan yang digelar warga Djenne, yang dikenal dengan nama Crepissage de La Grand Mosquee.
Penambalan atau renovasi tersebut memang berhasil mengawetkan struktur. Namun, dari waktu ke waktu perubahan iklim secara perlahan juga mengikis bentuk masjid.
(Sumber: nytimes.com)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
