Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram.com/vinnagracia
Dream - Hari pernikahan merupakan momen penting bagi setiap perempuan. Tentunya, Sahabat Dream ingin tampil maksimal di hari tersebut.
Penampilan yang sempurna tak cukup dengan make up. Kamu juga harus menjaga kesehatan kulit supaya produk makeup lebih mudah menempel dan terlihat flawless. Oleh karena itu, Sahabat Dream perlu melakukan perawatan ekstra sebelum hari pernikahan.

Menurut MUA Vinna Gracia, kamu harus menjaga kelembapan kulit meskipun wajahmu berminyak.
" Banyak klienku yang salah kaprah, karena kulitnya oily jadi nggak mau pakai yang melembapkan. Padahal, pelembap itu penting. Apalagi, polusi Jakarta rada gila dan buat bersihin mukanya lebih susah karena kotoran yang menempel," katanya di Gandaria City, Jakarta Selatan.
Disarankan juga untuk rutin melakukan eksfoliasi. Cara ini untuk menghilangkan sel kulit mati agar wajah tidak kusam.
" Kalau orang yang nggak biasa hydrate the skin dan clean the skin itu di dalam pori-porinya stuck kotoran dan makeup. Kalau nggak exfoliate, peeling, lapisan kulit mati di luar nggak akan kehapus," katanya.

Calon pengantin perlu melakukan double cleansing setiap malam untuk mencegah penumpukan sel kulit mati.
" Kita kan ada seven layers of skin, paling atas itu kulit mati. Kalau menumpuk, mau pakai pembersih apapun nggak akan bisa masuk ke pori-pori. Dan kotoran itu yang bikin jerawat," tuturnya.
Jika tidak ingin melakukan eksfoliasi di rumah, Sahabat Dream bisa ke klinik kecantikan untuk facial dan peeling supaya pembersihannya lebih maksimal.
Pilihan lainnya adalah berkonsultasi dengan dokter seputar kondisi kulit agar bisa menyesuaikan perawatan serta pemakaian produk makeup.

" Coba ke dokter kulit lebih untuk facial. Biar ngerti kulitnya lagi kenapa. Kalau bilang ke dokter kita mau nikah, dokter juga akan kasih tahu, kalau pakai cream yang mengeringkan, makeup nggak akan bisa nempel," tambahnya.
Dalam menangani kliennya, Vinna memberikan waktu minimal 30 minggu untuk memperhatikan perawatan kulit mereka.
" Biasanya, aku sangat menyarankan trial makeup. Jadi aku tahu skinnya, selama 3 minggu sampai hari H apa yang sudah dilakukan karena skin nggak sembuh overnight. Jadi bisa maskeran, pakai serum, moisturizer, peeling dan jangan stres," tutupnya. (mut)
Dream - Tampil cantik saat menikah merupakan impian bagi setiap pengantin wanita. Terlebih ada istilah yang mengatakan pengantin terlihat pangling karena riasan di wajahnya.
Istilah pangling saat menikah biasanya karena make up yang digunakan pengantin tersebut berbeda. Apalagi jika menikah menggunakan busana daerah atau tradisonal. Menurut Paula Meliana, make up artis sekaligus desianer menjelaskan, riasan untuk pengantin menggunakan pakaian internasional dan tradisonal tak memiliki perbedaan jauh. " Kalau riasan sama saja, cuma memang kalau tradisonal terlihat glamour dan medok karena biasanya pernikahan tradisonal waktunya lama karena banyak acaranya, sehingga make up yang digunakan lebih tebal jadi lebih tahan lama," ujar Paula saat di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019.

Sedangkan untuk make up pengantin yang menggunakan pakaian internasional, biasanya make up yang digunakan tidak terlalu tebal. Ini karena sang mempelai ingin tampil sederhana namun tetap terlihat mewah. " Kalau make up untuk pengantin internasional ingin terlihat soft dan natura. Acaranya biasanya tidak terlalu lama sehingga tidak membutuhkan make up yang tebal," ucapnya. Untuk sekarang ini, kata Paula, banyak pasangan calon pengantin yang lebih tertarik menikah mengunakan busana daerah dibanding internasional, karena biasanya mereka ingin tampil beda. " Apalagi ini kesempatan sekali di waktu bahagia untuk mencerminkan daerah tempat asal," ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya