6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Kamar Anak (Foto: Shutterstock)
Dream - Menyediakan kamar bagi anak sejak mereka berusia balita merupakan hal yang ideal. Mereka nantinya termotivasi untuk mandiri dan berani tidur sendiri. Tak hanya itu, perencanaan jangka panjang juga dibutuhkan dalam hal desain.
Desain kamar anak juga harus dipikirkan secara detail untuk kebutuhan di masa mendatang. Hal ini karena anak akan tumbuh dan berkembang dengan cepat dan desain kamarnya harus disesuaikan.
Ada beberapa trik cerdas untuk menghemat pembelajaan furnitur dan pemenuhan desain kamar anak. Saat menatanya, coba terapkan trik-trik berikut. Kamar anak tetap bernuansa seru dan mudah disesuaikan
© Dream
Dekorasi sekali pakai adalah elemen untuk mempercantik ruangan yang tidak permanen dan dapat dengan mudah diperbarui. Misalnya wall sticker yang dapat dilepas, bingkai foto, dan spanduk gantung.
Bisa juga bantal-bantal bertema serta dekorasi lainnya yang mudah dipasang dan dilepas. Dekorasi ini mudah disesuaikan dengan selera anak nantinya ketika ia bertambah besar.
© Dream
Untuk cat kamar anak, lebih baik pilih yang berwarna netral, seperti putih, creme, abu-abu atau tone warna lembut. Mungkin Sahabat Dream ingin membuat kamar anak berkesan ceria dengan warna mencolok, tapi secara jangka panjang tidak efektif.
Jika ingin menonjolkan kesan ceria, bisa ditempel wall sticker atau tambah aksen wallpaper di salah satu dinding. Permainan dekorasi dan lampu juga bisa jadi pilihan.
© Dream
Dalam hal memilih furnitur, pilih yang bersifat jangka panjang. Bisa dengan menaruh sofa ukuran menengah daripada kursi kecil. Meja belajar jadi barang wajib. Pilih yang ukurannya agak besar agar bisa digunakan lama oleh anak.
Untuk anak yang lebih kecil, biasanya mereka lebih suka bermain di lantai. Sediakan karpet lembut dengan motif manis yang tak terlalu kekanakan. Taruh bantal kecil agar lebih hangat. Pilih saja furnitur yang modelnya modern dan bisa digunakan hingga besar nanti.
Sumber: Ideal Home
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
