Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Kembar/ Foto: Shutterstock
Dream - Melihat anak kembar memang begitu menggemaskan, apalagi jika kembar identik yang sulit dibedakan. Mereka bisa begitu mirip sejak bayi bahkan ketika dewasa.
Pada kelahiran kembar, para bayi ini memang berbagi nutrisi sejak dalam kandungan. Kehamilan juga cenderung lebih berisiko, terutama jika ibu mengalami komplikasi seperti gula darah atau tekanan darah yang tinggi.
Ada kecenderungan bayi kembar lahir dengan berat badan yang lebih kecil dibandingkan bayi normal. Lalu apakah tumbuh kembangnya juga berbeda? Dikutip dari KlikDokter, pertumbuhan fisik dan perkembangan bayi kembar, baik identik maupun non-identik, memang sedikit berbeda dengan bayi tunggal.
Perbedaannya antara lain berat lahir yang rendah. Terutama jika bayi kembar lahir prematur.
" Meski demikian, bayi-bayi kembar nantinya akan mengalami kejar tumbuh. Mereka dapat mengejar ketertinggalannya dalam hal pertumbuhan dan mencapai berat badan yang kurang lebih sama dengan bayi tunggal saat mencapai usia 2,5 tahun," kata dr. Sepriani Timurtini Limbong, dikutip dari KlikDokter.
Oleh sebab itu, para pakar menganjurkan evaluasi pertumbuhan bayi kembar menggunakan kurva khusus. Dalam hal perkembangan inteligensi, antara bayi kembar dengan bayi tunggal tak jauh berbeda di semua aspek, kecuali dalam hal berbahasa.
Bila perbedaan nyata dengan bayi yang lahir tunggal, umumnya perbedaan tersebut berhubungan dengan komplikasi dari kelahiran prematur. Bayi kembar juga bisa mengalami keterlambatan bicara.
Umumnya, anak yang lahir kembar rata-rata enam bulan lebih terlambat berbicara dibanding anak yang lahir tunggal. Meski demikian ada juga kemampuan bicara bayi kembar yang normal sesuai usianya.
" Gangguan yang muncul biasanya hanya bersifat minor. Kondisi ini akan menghilang dengan sendirinya ketika anak mencapai usia 6-8 tahun," ujar dr. Sepriani.
Faktor lain yang bisa membuat anak kembar terlambat bicara adalah adanya bahasa khusus antara si kembar. Hal ini disebut twin speak atau twin language. Anak kembar akan cenderung mencontoh saudara kembarnya dalam berbicara. Karena usianya sama, keduanya akan saling meniru bahasa masing-masing, yang sama-sama belum berkembang.

Penting bagi orangtua memperhatikan tumbuh kembang si kembar setiap harinya. Satu hal yang diingat, meskipun mereka kembar bisa jadi tumbuh kembangnya berbeda dan jangan membandingkan. Bila dirasa ada masalah, jangan ragu untuk memeriksakan si kecil ke dokter anak spesialis tumbuh kembang.
Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya