Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Maeklong Railway Market (Foto: Amusingplanet.com)
Dream - Maeklong Railway Market terletak di Samut Songkhram, Thailand, sekitar 37 mil sebelah barat Bangkok. Sekilas pasar terbuka ini tampak seperti pasar tradisional lainnya di Asia.
Ada penjual buah-buahan dan sayuran, rempah-rempah, makanan laut hingga makanan lokal lainnya. Deretan lapak pedagang berjajar di sepanjang jalan ditutupi tenda-tenda yang terpasang rendah. Bedanya dari pasar lain, Maeklong Market berada di jalur kereta api.
Dilansir dari Amusingplanet.com, ketika suara sirine yang menandakan kereta akan lewat, pembeli dengan cepat menghindar, sedangkan para pedagang secara sigap mengambil posisi untuk mengamankan dagangannya dari terjangan kereta.
Kereta pun akhirnya bisa lewat di rel sempit yang diapit lapak para pedagang itu. Menariknya, setelah kereta itu lewat dan menghilang, para pedagangan dengan cepat akan bergerak ke posisi semua. Mereka menurunkan kembali tenda yang sempat disingkirkan ketika kereta lewat tadi.
Kereta melewati rel pasar ini 7 kali dalam sehari selama seminggu. Di pagi hari, kereta lewat sebanyak 4 kali. Para pedagang sudah mengetahui jadwal ini sehingga mereka dapat dengan mudah mengantisipasinya.
Maeklong Railway Market mungkin merupakan gambaran ketidaktertiban masyarakat Thailand. Namun di sisi lain, ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
Gambaran lebih jelas mengenai pasar ini dapat dilihat dalam video berikut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya