Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: IFW Official)
Dream - Panggung Indonesia Fashion Week (IFW) kembali digelar dalam waktu dekat. Mengusung tema Celebrations of Culture, Asosisasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) berkomitmen untuk terus mengangkat dan memperkenalkan warisan budaya Indoensia melalui fesyen.
Untuk tahun ini, rencananya IFW akan dihelat selama lima hari mulai 1-5 Februari 2017 di Jakarta Convension Center (JCC), Jakarta. Lebih dari 400 peserta pameran, 25 peragaan busana dari sekitar 200 desainer akan meramaikan perhelatan ini.
Presiden IFW 2017, Poppy Dharsono mengatakan pekan mode tahunan ini bertujuan untuk memperkuat usaha para penggiat mode tanah air. IFW juga jadi salah satu bentuk dukungan kepada dunia pariwisata yang sedang gencar mempromosikan 10 destinasi unggulan yang baru dicanangkan.
" Salah satunya Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, kami mengolah tenun lokal yang diambil dari 22 kabupaten di NTT untuk menjadi sebuah rancangan yang bisa diterima pasar lokal maupun internasional,” ujar Poppy seperti dikutip dari laman resmi IFW.
Poppy berharap melalui IFW, para penggiat industri mode dapat berkontribusi dalam melindungi budaya dan sejarah. Sehingga fesyen tak lagi dipandang sebagai pelengkap kecantikan, namun juga memiliki kepudulian terhadap kearifan lokal.
" Fashion tak lagi hanya sekedar tampil apik di kemasan luarnya saja, namun juga memiliki kearifan dan kepedulian terhadap sosial, budaya, dan lingkungan,” kata Poppy saat acara IFW Pre-event Gathering di Jakarta, Selasa, 17 Januari 2017.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya