Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Belakangan ini, sempat viral foto dampak dari pemakaian skincare dokter yang dijual bebas di Instagram.
Foto tersebut menunjukkan tungkai kaki penuh dengan pembuluh darah yang memerah dan menonjol ke permukaan kulit.
Namun, foto itu tidak menjelaskan lebih lanjut detail penyebab kondisi kulitnya. Menurut Spesialis Kulit dan Kelamin Eddy Karta, kondisi itu bisa disebabkan dua hal.
" Pembuluh darah melebar atau memang kulitnya jadi tipis. Biasanya steroid tuh," tutur Dokter Eddy Karta di The Maj, Jakarta Selatan, Selasa, 18 Februari 2020.
Ia mengakui, steroid merupakan bahan berbahaya yang banyak terkandung pada produk yang dijual online.
Salah satu penyebab steroid banyak digunakan oleh produk kecantikan adalah efeknya yang instan.
" Soalnya, dia dipakai enak. Seminggu, dua minggu, muka jadi bagus, bersih, radang berkurang, nyaman. Bikin orang jadi mau pakai itu," tambahnya.

Lantaran efek yang instan dan sempurna, membuat banyak orang tertarik serta menjadi 'korban baru'.
Padahal, steroid biasanya akan menunjukkan tanda ketidak cocokkan setelah sebulan atau dua bulan kemudian.
" Seminggu, dua minggu, orang merasa bagus. Itu kenapa banyak yang pakai itu. Padahal bahaya, lama-lama orang nggak bisa lepas."
Steroid memiliki efek ketergantungan, tapi jika tetap dipakai juga tidak memberikan dampak baik bagi kulit.
" Kalau lepas, bisa jerawatan. Sedangkan, dipakai terus-terusan juga kasar dan kering kulitnya," ungkap Eddy.

Meskipun efeknya buruk, tapi terkadang steroid dipakai di beberapa produk kecantikan dengan dosis tertentu untuk mengatasi iritasi atau kulit sensitif.
Namun, bukan untuk dijual bebas tanpa kontrol dokter. Jadi, pastikan skincare yang kamu gunakan berbahan aman dan ringan untuk kulit.
Dream - Tidak ada formula yang pasti ketika memilih skincare. Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda dan cocok pada skincare tertentu.
Tekstur kulitmu juga berbeda dengan orang lain. Bahkan, skincare bisa bergantung pada cuaca. Jadi, Sahabat Dream perlu mengganti skincare di setiap musim.
Mungkin kamu telah menguasai teknik skincare yang dibutuhkan oleh kulit. Tapi, apakah kamu tahu tentang skin fasting?
Dilansir dari Miss Kyra, skin fasting merupakan waktu di mana kamu menghindari pemakaian skincare untuk meningkatkan fungsi kulit.
Kulitmu memproduksi kelembapan natural yang bisa meningkat jika melakukan skin fasting. Ini bukanlah hal yang rumit.
Sahabat Dream hanya perlu menghindari krim malam, pelembap dan produk skincare lainnya untuk beberapa waktu.

Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan manfaat dari skin fasting. Terutama, jika kulitmu kering dan kusam setelah memakai produk tertentu.
Kamu bisa melakukan skin fasting untuk melihat produk mana yang cocok untuk kulitmu. Tapi, skin fasting hanya bisa dilakukan jika kamu tidak harus memakai obat tertentu.
Berkonsultasi dengan dermatologis terlebih dahulu sebelum melakukan skin fasting. Kulitmu bisa jadi bergantung pada produk yang membuatnya tetap sehat. Sehingga, kamu harus benar-benar yakin dan berhati-hati ketika ingin melakukannya.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis