Minggu, 18 Oktober 2026 Cari

Wajib Diperhatikan Sebelum Perawatan di Klinik Kecantikan

Reporter : Ratih Wulan
Rabu, 31 Januari 2018 19:03
Wajib Diperhatikan Sebelum Perawatan di Klinik Kecantikan
Jangan asal memakai skin care dari klinik kecantikan, tanpa tahu pemakaiannya.

Dream - Banyaknya klinik estetika membuat wanita tergiur untuk melakukan perawatan kecantikan. Perawatan kulit di klinik kecantikan memiliki keuntungan tersendiri karena biasanya ditangani langsung oleh dokter kecantikan.

Tak heran, harganya yang mahal tetap digandrungi karena memberikan hasil efektif. Perawatan dibarengi dengan pemberian skin care. Tapi, biaya yang mahal akan menjadi tidak efektif apabila prosedur pemakaiannya salah. Sebelum memilih, cermati dulu kondisi serta kebutuhan kulitmu.

Shutterstock

" Banyak pasien yang mendambakan hasil 100 persen dalam waktu cepat. Padahal, proses adalah hal yang paling penting. Sesuatu yang instan pasti hilangnya juga akan instan," kata Steffy Aditya, Dokter Kecantikan NMW Skin Care di Kalimalang, Bekasi Selatan, Rabu 31 Januari 2018.

Dokter Steffy menyarankan, skin care di klinik estetika sebaiknya dilakukan secara bertahap. Pertama, sesuaikan jenis perawatan dengan kulit masing-masing.

Mutiara Annisa Asharini/ Dream.co.id

Apabila sering bekerja di luar ruangan, tentunya akan sulit untuk mengharapkan efek dari perawatan whitening. Kunjungan pertama ke dokter sangat penting dilakukan guna melihat kondisi kulit.

" Misalnya jerawat. Sebaiknya dimulai dengan krim berdosis kecil dan dianjutkan dengan dosis yang lebih tinggi. Yang penting jerawatnya hilang dulu. Untuk bekasnya, itu nanti dengan alat kalau benar diperlukan," ujarnya.

Shutterstock

Ketika melakukan perawatan, sebaiknya tidak tergiur dengan prosedur yang melibatkan alat pada awal kunjungan. Contohnya seperti laser dan filler.

" Estetika adalah suatu harmonisasi dari wajah. Cara terbaik adalah dengan memperbaiki kekurangan wajah, bukannya mengubah bentuk alami wajah," imbuh Nataliani Mawardi, Head Aestethic Doctor NMW Skin Care.

(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)

Beri Komentar