8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
(Foto: Shutterstock)
Dream - Banyaknya klinik estetika membuat wanita tergiur untuk melakukan perawatan kecantikan. Perawatan kulit di klinik kecantikan memiliki keuntungan tersendiri karena biasanya ditangani langsung oleh dokter kecantikan.
Tak heran, harganya yang mahal tetap digandrungi karena memberikan hasil efektif. Perawatan dibarengi dengan pemberian skin care. Tapi, biaya yang mahal akan menjadi tidak efektif apabila prosedur pemakaiannya salah. Sebelum memilih, cermati dulu kondisi serta kebutuhan kulitmu.

" Banyak pasien yang mendambakan hasil 100 persen dalam waktu cepat. Padahal, proses adalah hal yang paling penting. Sesuatu yang instan pasti hilangnya juga akan instan," kata Steffy Aditya, Dokter Kecantikan NMW Skin Care di Kalimalang, Bekasi Selatan, Rabu 31 Januari 2018.
Dokter Steffy menyarankan, skin care di klinik estetika sebaiknya dilakukan secara bertahap. Pertama, sesuaikan jenis perawatan dengan kulit masing-masing.

Apabila sering bekerja di luar ruangan, tentunya akan sulit untuk mengharapkan efek dari perawatan whitening. Kunjungan pertama ke dokter sangat penting dilakukan guna melihat kondisi kulit.
" Misalnya jerawat. Sebaiknya dimulai dengan krim berdosis kecil dan dianjutkan dengan dosis yang lebih tinggi. Yang penting jerawatnya hilang dulu. Untuk bekasnya, itu nanti dengan alat kalau benar diperlukan," ujarnya.

Ketika melakukan perawatan, sebaiknya tidak tergiur dengan prosedur yang melibatkan alat pada awal kunjungan. Contohnya seperti laser dan filler.
" Estetika adalah suatu harmonisasi dari wajah. Cara terbaik adalah dengan memperbaiki kekurangan wajah, bukannya mengubah bentuk alami wajah," imbuh Nataliani Mawardi, Head Aestethic Doctor NMW Skin Care.
(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO