Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno
Dream - Varian baru Covid-19 dinamai Omicron kini tengah menjadi perhatian dunia. Varian yang terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan dan bukan mutasi dari Delta ini menimbulkan kekhawatiran di banyak negara.
Meski belum ada bukti pasti, Omicron disebut memiliki tingkat penyebaran sangat cepat. Sejumlah negara sampai memberlakukan penutupan pintu masuk bagi pendatang dari beberapa negara.
Mewaspadai potensi masuknya kasus Omicron di Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan pihaknya merevisi daftar negara yang dibolehkan masuk Indonesia untuk wisata. Selain untuk mencegah Omicron, juga demi menjaga kondisi pandemi yang saat ini relatif terkendali.
" Konsen dari Pemerintah memastikan bahwa pengendalian Covid adalah rendah dan terkendali. Untuk menghindari kasus lonjakan baru, maka Pemerintah melakukan beberapa kebijakan, salah-satunya adalah pembaruan daftar negara," ujar Sandiaga.
Pemerintah juga akan memberlakukan evaluasi pembukaan tempat wisata bagi pelancong mancanegara secara berkala. Evaluasi akan digelar dengan koordinasi melibatkan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi serta Kementerian Luar Negeri.
© Dream
Dalam waktu dekat, Pemerintah segera mengumumkan jumlah negara yang diizinkan masuk Indonesia. Daftar baru ini disusun setelah evaluasi dijalankan mengingat terdapat beberapa negara mengalami lonjakan kasus Covid-19.
Kemenparekraf juga akan meningkatkan penerapan protokol kesehatan bagi wisatawan mancanegara, terlebih Indonesia akan memasuki PPKM Level 3 di akhir tahun. Seluruh sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan mampu meningkatkan kehati-hatian terhadap penyebaran Omicron.
Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan kunjungan pelancong mancanegara pada September 2021 mengalami kenaikan dibandingkan sebulan sebelumnya. Peningkatan ini didukung oleh kunjungan wisatawan nusantara yang terus meningkat terutama ke Bali.
Pemerintah berharap penurunan mobilitas searah dengan PPKM level 3 yang akan ditetapkan, bisa disikapi oleh para pelaku usaha dan ekonomi kreatif. Sandiaga juga berharap dampak dari varian baru tidak terlalu negatif mengingat Pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi.
Laporan: Anzila Riskia Putri
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan