6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
(Foto: Facebook/Kementerian Pariwisata)
Dream - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan, tahun 2017 Indonesia sudah punya 7 Destinasi Digital yang ada di berbagai daerah, bekerja sama dengan GenPi yang perwakilannya ada di berbagai daerah.
Ketujuh Destinasi Digital tersebut, yaitu Pasar Tahura (Lampung), Pasar Kakilangit (Yogyakarta), Pasar Baba Boentjit (Palembang), Pasar Siti Nurbaya (Padang), Pasar Karetan (Semarang), Pasar Mangrove (Batam), dan Pasar Pancingan (Lombok).
Sambutan positif atas kehadiran Destinasi Digital ini adalah langkah awal yang positif, karena ditargetkan kelak akan ada 100 Destinasi Digital di seluruh Indonesia. Melihat perkembangan pasar-pasar ini ini, kini semakin banyak daerah yang berminat menghadirkan " atraksi zaman now" seperti itu di daerahnya masing-masing.
" Silakan, daerah-daerah yang ingin membangun Destinasi Digital," kata Menpar Arief Yahya. " Ini terbuka, dari mana saja, untuk menghidupkan atraksi wisata."
Namun, ada " syarat" yang harus dipenuhi. " Harus Instagramable, banyak spot foto, yang layak di-posting di Instagram," tegas Menpar Arief Yahya dikutip dari keterangan pers tertulis, Jumat 5 Januari 2018.
Dukungan penuh Menpar Arief Yahya sangat terlihat saat ia bukan saja mengaktifkan akun media sosialnya, melainkan juga menghidupkan satu lagi akun Instagram khusus, @Menpar.AriefYahya.
" Hasil yang luar biasa memerlukan cara yang tidak biasa. Satu-satunya yang tidak biasa itu Destinasi Digital. Ini untuk memenuhi kebutuhan anak milenial," ungkap Arief Yahya.
Setiap pasar yang ada, memiliki keunikan masing-masing. Warna lokal sangat kental, itu sebabnya kamu wajib berkunjung ke sebanyak mungkin pasar ini.
Jika kamu melakukan perjalanan ke Lampung, cobalah berkunjung ke Pasar Tahura. Begitu juga bila kamu ke Palembang, jangan lupa singgah di Pasar Baba Boentjit. Ada rencana ke Yogyakarta atau Jawa Tengah? Jangan khawatir, di sini ada Pasar Kakilangit yang terleyak di Dlingo, Mangunan dan Pasar Karetan di dekat Semarang (Kendal).
Penasaran dengan Pasar Siti Nurbaya? Ke Padang, yuk! Lewat Batam? Nikmati dulu Pasar Mangrove. Atau ke Lombok, jangan lupa main ke Pasar Pancingan. Jadi, Minggu pagi 7 Januari 2018 nanti, kamu tak perlu bingung lagi. Ada tawaran alternatif lain untuk berwisata. Selamat menikmati. Oya, jangan lupa posting di sosmed ya!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
