Pakai Training Mask Saat Olahraga, Efektifkah?

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 15 April 2021 13:13
Pakai Training Mask Saat Olahraga, Efektifkah?
Training mask sengaja dirancang untuk membantu seorang menjaga kondisi fisik ketika berolahraga.

Dream – Tren memakai masker saat pandemi memunculkan model baru untuk berolahraga atau, yang biasa disebut traning mask.

Mungkin orang berpikir memakai masker saat berolahraga akan membuat sesak dan memberi efek lebih letih. Padahal, training mask sangat baik dan memiliki beberapa manfaat menyimulasikan kondisi tubuh agar dapat meningkatkan kinerja fisik.

Training mask sengaja dirancang untuk membantu seorang menjaga kondisi fisik ketika berolahraga.

Masker ini sangat berbeda dengan masker bedah, N95 atau yang biasa digunakan orang-orang saat bepergian. Meski menutupi mulut, namun training mask memiliki saluran atau katup yang dapat disesuaikan untuk membatasi jumlah keluar masuknya oksigen.

Saat memakai training mask, tubuh akan mulai beradaptasi dengan asupan oksigen yang terbatas sehingga membuat jantung dan paru—paru bekerja lebih keras dari biasanya, tapi ketika melepaskan masker seorang akan mendapat dorongan lebih besar karena tubuh bisa beradaptasi dengan oksigen yang terbatas.

Berikut beberapa manfaat dari training mask yang harus kamu tahu.

1 dari 5 halaman

Dapat asupan oksigen maksimal

Training mask membantu seorang mencapai VO2 max yang merupakan asupan oksigen maksimal pada tubuh seorang selama berolahraga.

Namun sayang, dalam sebuah penelitian menunjukkan hasil berbeda. Pada tahun 2016 training mask membantu pemakainya meningkatkan VO2 max, tetapi pada tahun 2017 studi yang ditemukan tidak menunjukan manfaat nyata.

Ilustrasi© Shutterstock

Membangun fungsi paru-paru

Beberapa orang meyakini memakai masker saat berolahraga dapat membangun dan meningkatkan fungsi paru-paru.

Namun pada penelitian di tahun 2016 yang membandingkan satu kelompok kecil olahragawandewasa yang menggunakan masker dengan kelompok yang tidak menggunakan masker.

Hasil studi tersebut tidak menemukan perbedaan antar keduany, alias sama.

2 dari 5 halaman

Menginduksi hipoksemia

Hipoksemia adalah keadaan di mana kadar oksigen dalam darah di bawah normal. Pada dasarnya training mask membuat seeorang mencapai keadaan tersebut karena efeknya mirip dengan apa yang kemungkinan dialami saat berada pada dataran tinggi.

Sumber terpercaya tahun 20216 menunjukan masker ini bukan perangkat pelatihan ketinggian yang efektif namun lebih efektif sebagai perangkat pelatihan otot pernapasan.

Studi tahun 2017 menyebutkan bahwa durasi waktu yang terbatas di mana masker biasanya dipakai dapat membatasi manfaat potensinya.

Saat berlatih di tempat tinggi untuk jangka waktu tertentu, tubuh akan terus terpapar pada kadar oksigen yang berkurang, tetapi memakai masker ini untuk latihan selama satu sampai tiga jam selama empat hari perminggu tidak akan cukup untuk membentuk perbandingan yang signifikan.

Laporan: Josephine Widya, Sumber: Healthline

3 dari 5 halaman

Masker Futuristik: Ada Kipas, Bluetooth, dan Earbud

Dream - Tidak hanya sebagai perlindungan COVID-19, namun kini tampilan dan model masker sangat inovatif dan beragam. Produsen masker pun kini berlomba-lomba membuat masker yang stylish dan kekinian sebagai kebutuhan tren media sosial hingga kesenangan diri.

Sehingga masker juga bisa jadi aksesori outfit trendi yang tak bisa dilupakan begitu saja.

Seperti yang dilakukan Will.i.am, Rapper asal Amerika itu bekerjasama dengan Honeywell dan desainer kostum Black Panther yaitu Jose Fernandez, dalam membuat masker Xupermask yang terinspirasi dari Sneakers dan Smartphone.

Selain memiliki desain yang futuristik, Xupermask juga memiliki pencahayaan LED dan sambungan bluetooth di dalamnya. Bahkan menurut Honeywell, Xupermask adalah satu-satunya masker canggih inovatif dunia selama pandemi.

" Ini menggabungkan filtrasi Honeywell HEPA dengan kain mesh seperti sneaker yang nyaman, desain futuristik, dan earbud ANC nirkabel, karena mengapa tidak? Ini juga dilengkapi kipas dengan 3 kali kecepatan dan pencahayaan LED, seandainya earbud tidak cukup," kata Honrywell.

4 dari 5 halaman

Masih ada kekurangan

Dalam wawancara dengan The New York Times, Will.i.am ingin membuat masker yang sesuai dengan zaman. Menurutnya, desain masker saat ini masih agak primitif.

Walau begitu, masker canggih Xupermask lebih mengarah untuk kepentingan mode daripada fungsionalitasnya.

Xupermask Will.i.am© Instagram.com/honeywell

Di sisi lain, Xupermask masih memiliki kekurangan yaitu sertifikasi peraturan. Secara teknis masker tersebut tidak berkualitas sebagai perangkat pelindung pernapasan atau peralatan medis.

5 dari 5 halaman

Berapa harganya?

Sayangnya, Honeywell tetap menjual Xupermask sejak 8 April 2021 kemarin tanpa melalui FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) terlebih dahulu.

Xupermask Will.i.am© Xupermask.com

Xupermask tersedia dalam warna hitam atau putih dengan dua pilihan ukuran. Harganya $300 atau sekitar Rp4.384.000 yang dilengkapi tas jinjing, filter HEPA 3 bulan, bantalan telinga berbagai ukuran, kabel pengisi daya USB-C, dan masker kain tambahan.

Sahabat Dream mau beli?

Laporan: Yuni Puspita Dewi, Sumber: Reviewgeek

Beri Komentar