Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Wanita berinisial NN digugat ke Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, oleh sang suami, YA. Wanita bergelar Doktor itu dituding telah berbohong soal statusnya saat menikah.
Dikutip dari laman nasional.id, NN digugat membayar uang ganti rugi sebesar Rp5 miliar karena dituding 13 tahun membohongi suaminya dengan mengaku sebagai gadis, padahal berstatus janda.
Pada putusan Nomor 1018/Pid.B/2020/PN Makassar disebutkan YA melakukan gugatan ini setelah mengetahui NN yang dia nikahi pada 2006 pernah menikah dengan pria berinisial SH pada 1996.
YA lalu mengajukan gugatan dengan mengaku telah mengalami kerugian atas tindakan yang dilakukan oleh NN. Ia menuntut Rp5 miliar karena membiayai pernikahan hingga sekolah NN hingga mendapat gelar doktor.
Saksi korban juga mengalami kerugian imateriil karena merasa tertipu serta malu atas aksi NN. NN sebelumnya tidak pernah bercerita bahwa dirinya sudah menikah dengan orang lain dan mengaku perawan.
Di persidangan terungkap perkenalan keduanya terjadi saat dipertemukan oleh ibu NN. Keduanya berpacaran tiga bulan meski dengan jarak jauh, dikarenakan posisi YA saat itu berada di Jakarta dan NN berada di Makassar. Selama itu, pihak keluarga tidak pernah memberitahukan status sebenarnya NN kepada YA.
Hakim Hartono Pancono, yang mengadili perkara ini, akhirnya menyatakan NN bersalah karena dianggap memberikan keterangan palsu ke dalam sebuah akta autentik tentang suatu kejadian sebenarnya.
“ Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 bulan 9 hari,” kata Hartono dalam putusannya.
Dream - Selain rumah, salah satu keinginan yang paling dimimpikan pasangan yang sudah berkeluarga adalah memiliki mobil. Tanpa harus menunggu taksi atau jasa transportasi lain, memiliki mobil akan memudahkanmobilitas keluarga.
Kita bisa bepergian kapan saja sepanjang bensin terisi dan kondisi mobil baik-baik saja. Sayangnya, banyak keluarga yang memaksakan diri untuk memiliki mobil.
Mereka umumnya menyadari kekuatan finansial tidak kuat untuk mencicil kendaraan. Namun karena keinginan yang sudah terlalu besar banyak yang akhirnya mengambil risiko dengan membeli mobil tersebut.
Meski tahu risikonya, mereka umumnya rela mengorbankan perencanaan keuangan keluarga jadi berantakan. Seperti nasib pria yang digambarkan dalam video TikTok ini.
Dalam video yang dibagikan kreator @aby_jay, terlihat pria berkaos biru curhat tentang kondisi keuangan keluarganya. Kerja banting tulang tapi hidup begitu-begitu saja.
Pria itu dibikin pusing gara-gara cicilan mobil yang cukup besar. Belum lagi dia juga harus membayar keperluan lainnya.
Awalnya, dia bercerita kalau gaji yang didapat perbulannya sebesar Rp 6,5 juta. Meski cukup besar, gaji tersebut tak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Bagaimana tidak? Dari gaji Rp6,5 juta tersebut, terdapat cicilan mobil yang besarnya hampir separuh dari gajinya.
Di video terlihat cicilan mobil yang harus dibayar tiap bulan mencapai Rp3,1 juta. Setelah dikeluarkan untuk cicilan mobil, dia memberikan jatah Rp1 juta untuk istrinya.
Dia juga memberikan uang untuk orangtuanya sebesar Rp800 ribu setiap bulannya. Dia kemudian harus membayar cicilan rumah, listrik serta air yang totalnya mencapai Rp1,3 juta.
Akhirnya, uang gajinya hanya tersisa Rp300 ribu untuk dirinya sendiri. Tentu saja, uang Rp6,5 juta tidak cukup jika ada cicilan mobil yang mencapai separuh gajinya.
Pria itu mengaku menghadapi dilema. Tidak utang, dia mungkin tidak akan punya apa-apa. Tapi kalau ada utang, hidup jadi sengsara.
Akhirnya dia pun mengambil hikmah bahwa hidup bahagia itu jika kita tidak punya utang atau cicilan.
Video yang diunggah ulang di Instagram @top_world.idn ini pun mendapat respons beragam dari netizen.
Banyak juga yang menasehati pria itu agar tidak menuruti gengsi. Ada juga yang kasihan dengan para istri karena satu bulan cuma dijatah Rp1 juta.
" Salah konsep sih, seharusnya yg di butuhkan aja dlu gausah mikirin gengsi. tapi apalah manusia jaman sekarang gengsian."
" Hidup banyakin syukur.. jangan kufur ya temen² semua.."
" Sebenernya itu nyicil mobil gak terlalu penting bgt sih.. mungkin si cowok nurutin istrinya utk beli mobil."
" 1jt buat istri? mana cukup jaman sekarang. ujung2nya istri cari sendiri buat nutupin kebutuhan lainnya."
Sumber: Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam