Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

28 Tahun Tubuhnya Terlipat, Pria Ini Akhirnya Bisa Berdiri Tegak

Reporter : Ulyaeni Maulida
Jumat, 11 September 2020 15:13
28 Tahun Tubuhnya Terlipat, Pria Ini Akhirnya Bisa Berdiri Tegak
Ia harus menjalani empat tahapan operasi selama berjam-jam.

Dream – Li Hua, seorang pria berusia 46 tahun, menderita Ankylosing spondylitis yang parah. Penyakit ini menyebabkan ia tidak dapat berdiri tegak.

Ia pun menjalani sebagian besar hidupnya dalam keadaan tubuh terlipat. Ankylosing spondylitis, juga dikenal sebagai penyakit Bechterew yaitu suatu kondisi di mana radang sendi mempengaruhi tulang belakang dan persendian besar.

Hal ini menyebabkan berkurangnya kelenturan pada tulang belakang. Sehingga menyulitkan seseorang untuk berdiri atau bahkan bergerak dengan benar.

1 dari 4 halaman

Kondisi Pertama Muncul Saat Berusia 18 Tahun

 

Kondisi ini pertama kali muncul ketika Li Hua baru berusia 18 tahun. Saat itu, ia tak mengalami kesulitan keuangan, sehingga ia tak mampu membayar biaya perawatan.

Seiring berjalannya waktu, kondisi Li semakin parah. Menyebabkan ia harus hidup dalam posisi tubuh seperti terlipat ke bawah.

Ibunya yang berusia 71 tahun, telah merawatnya selama hamoir 28 tahun. Meskipun begitu, kondisi Li tak kunjung membaik.

Hingga akhirnya, pada dokter di Rumah Sakit Umum Universitas Shenzeng, bersedia melakukan operasi pada Li, agar ia dapat berdiri layaknya orang normal.

2 dari 4 halaman

Persiapan Operasi

Operasi Li Hua

Operasi Li Hua

 

Tao Huiren adalah dokter yang merawat Li Hua di Rumah Sakit Umum Universitas  Shenzhen. Ia menganalisis kondisi Li dan membutuhkan waktu dua minggu untuk menyusun tindakan operasi.

Li harus melakukan operasi. Jika dibiarkan, kondisi Li justru dapat membahayakan nyawanya. Karena mengakibatkan gagal organ.

Dokter merencanakan empat operasi besar yang melibatkan, mematahkan tulang yang cacat dan merekonstruksinya, serta mempertahankan postur tubuh Li.

Risikonya pun cukup tinggi. Seperti terjadi kelumpuhan pasca operasi, syok hemoragik kerena kehilangan banyak darah, hingga risiko meninggal saat operasi.

3 dari 4 halaman

Menjalani Empat Operasi Besar

Operasi Li Hua

 

Operasi pertama adalah Femoral Osteotomy yang melibatkan pemutusan dan rekonstruksi tulang paha. Sehingga memungkinkan ruang antara wajah dan paha Li naik. Operasi ini berlangsung selama tiga jam.

Operasi kedua adalah Osteotomi Serviks yang melibatkan pemutusan dan rekonstruksi leher tulang belakang yang membantunya mengangkat kepalanya. Operasi ini berlangsung selama 6 jam.

Operasi ketiga adalah Lumbar Spine Osteotomy dimana dokter mematahkan dan merekonstruksi tulang belakang lumbar untuk membantunya berdiri dengan kakinya sendiri.

Pembedahan ini melibatkan dokter dari bidang anestesiologi, ortopedi, serta ahli penyakit infeksi. Operasi ini berlangsung sekitar 10 jam. Namun setelah itu, Li akhirnya bisa berbaring telentang setelah hampir 20 tahun.

Operasi keempat adalah penggantian sendi pinggul untuk membantunya berdiri tanpa penyangga dan akan bisa berjalan dengan kakinya. Operasi ini berlangsung selama tujuh jam.

4 dari 4 halaman

Tahap Rehabilitasi

Operasi Li Hua

 

Setelah operasi selesai dan berjalan dengan lancar, tahap selanjutnya adalah rehabilitasi. Pada tahap ini, Li akan dirawat oleh seorang fisioterapi. Fisioterapi sangat penting untuk mengembalikan otot-otot Li ke jalur semula.

Dan setelah hampir setahun menjalani perawatan di rumah sakit, akhirnya Li Hua dapat berjalan tegak dengan kedua kakinya. Alhamdulillah.

(Sumber: indiatimes.com)

Beri Komentar