Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Wudhu merupakan syarat sah diterimanya sholat. Bahkan, apabila saat melakukan wudhu tidak benar rukunnya atau ada bagian yang tidak terbasuh dapat menyebabkan sholat tidak diterima.
Lantas, bagaimana jika kita justru lupa melakukan wudhu sebelum sholat? Jawabannya ada dalam kisah berikut ini.
Suatu kisah bermula saat Imam Ghazali selesai berdakwah di beberapa tempat. Ia pun tiba di rumah hingga tengah malam.
Ia tampak merasa senang karena banyak orang yang tertarik dengan ajaran yang ia sampaikan. Tak lama kemudian, sebelum tidur, ia mengambil air wudhu dan kemudian sholat Tahajud. Setelah itu, ia berzikir seperti biasanya.
Seusai zikir, sebenarnya ia masih ingin membaca Alquran tapi rasa kantuk tidak bisa ditahan olehnya. Akhirnya, ia tertidur di mushola.
Dalam tidurnya....
© Dream
Dream - Dalam tidurnya, ia bermimpi dan cukup terkejut. Ia beristighfar dan bertanya-tanya dalam hati mengapa ia bisa bermimpi demikian.
Setelah mimpinya selesai, ia pun bangun. Kemudian ia melakukan sholat malam lagi sampai menjelang sholat Subuh.
Kemudian, ia memberikan fatwa pada jamaah Subuh seperti yang biasa dilakukannya. Setelah memberikan salam, ia menghentikan pembicaraan.
Dalam dakwahnya kali ini, ia menceritakan apa yang baru saja dimimpikannya itu.
Dalam mimpinya, ia melihat kuburan yang terbelah dan keluarlah beberapa orang yang sudah mati. Salah satu ahli kubur adalah seorang pemuda yang disiksa dengan banyak jenis siksaan.
© Dream
Dream - Imam Ghazali merasa kasihan dengan pemuda itu meskipun ia bukanlah keluarganya. Kemudian Imam Ghazali mendekati pemuda itu dengan memberi salam.
Ia bertanya, ada apa dengan pemuda itu, mengapa ia mendapat siksa sedangkan tidak untuk temannya.
Pertanyaan Imam Ghazali membuat pemuda ahli kubur itu menangis dan kemudian pemuda itu menjawab dengan suara pelan. Ia meminta bantuan pada Imam Ghazali mengenai keterasingannya itu.
© Dream
Dream - Pemuda itu berharap agar Allah memberikan jalan keluar dari siksaan yang dihadapinya. Pemuda itu pun kembali menangis dan Imam Ghazali meminta si pemuda untuk menceritakan apa yang terjadi.
Akhirnya, si pemuda mau bercerita bahwa saat ia masih hidup, ia pernah meninggalkan wudhu saat hendak melakukan sholat karena ia takut kedinginan.
Kisah selengkapnya baca di sini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya