Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Surat Al Fatihah (Foto: Unsplash.com)
Dream – Arti surat al Fatihah memiliki makna mendalam dan manfaat yang luar biasa. Sebab surat al Fatihah merupakan surat pembuka dalam mushaf Al Quran.
Arti Al Fatihah merupakan surat yang paling agung dalam Al Quran. Dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah mengatakan surat Al Fatihah merupakan surat yang paling agung dalam Al Quran.
Surat Al Fatihah terdiri dari tujuh ayat. Namun sebagian ulama menganggap basmalah termasuk ayat pada surat Al Fatihah. Sementara sebagian ulama lainnya menilai basmalah bukan sebagai bagian dari surat Al Fatihah.
Terkait lokasi turunnya, sebagian ulama tafsir menyebut surat ini turun di Kota Makkah, sedangkan menurut ulama tafsir lainnya surat Al Fatihah turun di Kota Madinah.
Selain membahas hal tersebut, alangkah baiknya kita uga mengetahui arti al Fatihah dan kandungan pokok di dalamnya, supaya kita bisa lebih memahami pelajaran apa yang ada di sana. Mari simak ulasannya berikut ini seperti dilansir dari NU Online.
Dilansir dari quran.kemenag.go.id, berikut arti al fatihah:

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah Tuhan Seluruh Alam.

Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Pemilik hari pembalasan.

Hanya kepada Engkau-lah kami menyembah dan hanya kepada Engkau-lah kami memohon pertolongan.

Tunjukilah kami ke jalan yang lurus.

(Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang tersesat.
Menurut Syekh M Nawawi Banten dalam kitab tafsirnya mencatat sedikitnya terdapat empat kandungan pokok yang ada di dalam arti al fatihah. Empat kandungan pokok surat Al Fatihah merupakan pembuka bagi kitab suci Al Quran.
“ Ia mencakup empat jenis ilmu,” tulis Syekh M Nawawi Banten dalam Kitab Marah Labid Li Kasyfi Ma’na Qur;anin Majid.
Syekh M Nawawi Banten menyebut ilmu ushul, ilmu furu, ilmu tahshilil kamalat atau ilmu akhlak, dan ilmu sejarah yang diterangkan secara rinci berikut ini:
Arti Al Fatihah mengandung pokok ilmu pengetahuan ilmu ushul yang berisi prinsip-prinsip agama yang mencakup masalah ketuhanan, kenabian, dan kebangkitan hari kiamat. Secara umum ilmu ushul berkaitan dengan keyakinan dan keimanan manusia.
Arti surat Al Fatihah juga mengandung pokok ajaran ilmu furu’. Ilmu ini merupakan ilmu cabang yang menjadi turunan dari ilmu ushul itu sendiri. Nama lain dari ilmu furu’ adalah ilmu syariat.
Syariat berupa ibadah merupakan materi paling agung, baik ibadah sosial melalui harta maupun ibadah individual. Kedua jenis ibadah ini memiliki cabang berbeda dalam masalah kehidupan, yakni masalah muamalah dan masalah perkawinan.
Ibadah ini memiliki hukum berupa syarat dan ketentuan sesuai tuntutan perintah dan larangan. Kandungan ilmu furu’ tertuang dalam ayat “ iyyaaka na’budu” atau hanya kepada-Mu kami menyembah.
Arti al Fatihah mengandung pokok ajaran ilmu akhlaq. Ilmu akhlaq sebagaimana namanya adalah ilmu untuk mewujudkan kesempurnaan. Ilmu ini berisi nilai-nilai luhur. Salah satunya adalah istiqamah pada sebuah jalan yang diungkapkan melalui kalimat “ iyyaaka nasta’in” yang artinya hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.
Sementara itu norma-norma syariat terangkum dalam kata “ as-shiraathal mustaqiim” yang artinya jalan yang lurus.
Arti Al Fatihah mengandung ajaran pokok ilmu sejarah. Ilmu sejarah di sini maksudnya adalah ilmu qashash atau cerita-cerita mengenai umat terdahulu. Para nabi dan mereka yang berbahagia yaitu kelompok yang dijanjikan sebagai penghuni surge tercatat dalam kalimat “ an’amta ‘alaihim” yang artinya (orang-orang) mereka yang Kau beri anugerah.
Sedangkan orang-orang kafir dan mereka yang celaka, yaitu kelompok yang dijanjikan sebagai penghuni neraka teangkum dalam ayat “ ghairil maghdhuubi ‘alaihim wa lad-dhaalliin” artinya bukan mereka yang dimurkai dan buka juga mereka yang tersesat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan