Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Cosmopolitan.com
Dream - Ingginnya tampil cantik. Rachel Knappier mencoba memperindah bibir dengan suntik filler. Tapi apa lacur, tampilan bibir yang semula sudah terlihat memesona itu malah jadi hancur.
Seperti para wanita lainnya, Rachel ingin mempercantik bibir agar terlihat lebih tebal. Jadilah wanita 29 tahun ini nekat melakukan suntik filler. Memang banyak wanita memperindah bibir mereka dengan prosedur ini.
Banyak wanita sukses dengan metode ini. Yang sudah-sudah, bibir menjadi indah. Tapi pengalaman manis itu tak terjadi pada Rachel. Setelah melakukan suntik filler, bibirnya justru membengkak lima kali lebih besar. Jontor.

Rachel melakukan suntik filler ini saat berkunjung ke rumah sahabatnya. Menurut laman Cosmopolitan, mereka sedang mengadakan pesta botox. Salah seorang teman Rachel menyewa pakar kecantikan untuk suntik filler.
Tapi memang petaka karena salah prosedur. Jarum yang dicobloskan ke bibir Rachel justru mengenai arterinya. Akibatnya ya itu tadi, bibirnya bengkak tak karuan karena pembuluh darahnya tersumbat cairan botox.
" Awalnya ia bilang itu hanya reaksi alergi, namun setelah ke rumah sakit, ternyata aku mengalami kesalahan dalam melakukan filler," ujar Rachel.

Jika tidak langsung ditangani, Rachel beresiko terkena necrosis, suatu kondisi lumpuhnya jaringan pada bibir.
Namun Rachel masih beruntung. Setelah melakukan banyak operasi, bibir Rachel kembali seperti semula dalam tiga bulan. Merasa kapok dengan filler, ia kini melakukan penyuluhan mengenai bahaya operasi kecantikan tersebut.
" Sekarang aku hanya ingin menjalani hidup seperti biasa. Aku ingin meningkatkan awareness terhadap bahaya melakukan filler tanpa prosedur yang benar," ujarnya.
Sumber: cosmopolitan.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya