Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto:odditycentral.com
Dream - Ular kobra merupakan salah satu reptil paling berbisa yang dikenal menakutkan dan kerap dihindari manusia. Namun hal ini enggak berlaku bagi Ram Rakha. Pria asal India ini malah sangat senang berurusan dengan kobra.
Dia memiliki ketertarikan sendiri bila lidahnya digigit oleh hewan tersebut. Bagi Ram Rakha, gigitan ular adalah bagian dari ritual di tempat asalnya.
Petani berumur 68 tahun ini mengaku merasakan sensasi luar biasa ketika ular kobra berbisa mengigit lidahnya. Pada awalnya, ia akan tak sadarkan diri selama beberapa detik. Saat itulah dia merasa melayang.
Dalam sebuah video terlihat Ram Rakha sengaja menyodorkan lidahnya ke kepala ular.
Kemudian dia terlihat hilang kesadaran dan keluar darah dari lidah.
" Saya tidak merasa sakit. Saya tidak takut sama sekali. Lidah saya berdarah selama beberapa detik dan saya mengantuk tapi saya baik-baik saja. Saya senang melakukan ini," katanya.
Dikutip dari odditycentral.com, Selasa 25 September 2018, Rakha sudah melakukan aksi digigit ular ini lebih satu dekade di kampungnya, Desa Surili, Rajasthan, India.
Kebiasaan berbahayanya itu membuat pria tersebut terkenal di kampungnya.
Warga desa percaya Rakha diberkati dengan kekuatan supranatural sehingga baik-baik saja walau telah digigit ular mematikan. Karena hal itu Rakha mendapat julukan sebagai 'Pria Racun'.
Biasanya banyak orang yang akan berkumpul setiap tahun untuk menyaksikan Rakha dalam acara Tejaji Fair.
Sebuah acara peringatan bagi Veer Tejaji, tokoh rakyat yang dicintai masyarakat lokal. Banyak manusia ajaib yang juga berkumpul disana.
Setiap Rakha tampil beraksi di hadapan hadiri, dia akan merasa melayang. Setelah itu, Ram dan pengikutnya memberkati ular tersebut, lalu melepaskan hewan tersebut kembali ke alam.
Suraj Choudhary, petani dari desa terdekat, mengaku tak pernah bosan menonton aksi Rakha.
" Dia berada di dekat sebuah kuil dan kami sangat percaya padanya. Beberapa orang yang digigit ular mendatanginya. Dia menghisap racun tersebut sehingga mereka merasa lebih baik. Kami semua percaya padanya, seolah dia dewa kami," sebut Choudhary.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya