Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Mungkin sudah jadi hal biasa ketika kami diberitahu jika asupan makanan akan berdampak pada tubuh. Makanan bisa mendatangkan energi, membantu menjaga kesehatan dan banyak manfaat lain untuk kesehatan.
Islam juga mengajarkan betapa besarnya manfaat dari makanan. Berkat makanan, kita tetap bisa beraktivitas termasuk menjalankan ibadah dengan tenang.
Pada dasarnya, makan adalah aktivitas yang dihukumi mubah. Artinya boleh kita kerjakan dan boleh juga ditinggalkan.
Karena mubah, akan sayang jika kita makan tanpa ada tujuan. Misalnya, dengan makan kita bisa semakin mendekatkan diri kepada Allah.
Dengan begitu, makan akan bernilai ibadah. Ini karena makan kita niatkan untuk menjalankan ketentuan dari Allah.
Nah, agar semakin berkah, dianjurkan melafalkan niat ini sebelum mulai makan.

Nawaitut taqowwiyya 'ala tho'atillahi wal imtitsala li amrillahi wa tadzakurs ahlil jannati lit tasymiri fit tho'ati wa tadzakkuri ahlin nari lil ibti'adi 'anil ma'ashi wa syukrallahi 'azza wa jalla 'ala taisirihi wal 'amala bi adabil akli wa idkholas suruuri 'alal ikhwani wa hifdho shihhatil badani wa amanatil jasadi.
Artinya,
" Aku berniat (makan) agar kuat untuk taat kepada Allah, mengikuti perintah Allah, ingat terhadap (makanan) ahli surga sehingga siap dalam taat kepada Allah, ingat (makanan) ahli neraka sehingga menjauhi maksiat, bersyukur kepada Allah atas anugerah-Nya memudahkan (mendapatkan makanan), melaksanakan adab-adab makan, memasukkan kebahagiaan pada sauadara, dan menjaga kesehatan tubuh."
Dream - Bagi umat Islam, tidak bisa dipungkiri makanan termasuk rezeki. Allah SWT menganugerahkan makanan agar kita bisa terus beraktivitas.
Makanan yang kita konsumsi tentunya haruslah halal. Karena, makanan tersebut akan terserap tubuh dan menjadi kebaikan bagi diri kita.
Dalam Islam, terdapat etika ketika makan. Salah satunya, membaca basmalah.
Amalan ini dimaksudkan agar kita ingat makanan yang disantap semata pemberian Allah. Selain itu, kita berharap agar makanan yang disantap bisa menjadi berkah.
Ada kalanya kita lupa baca basmalah sebelum makan. Kalau sudah begitu, segera baca doa ini kemudian lanjutkan makan.

Bismillahi awwalahu wa akhirahu.
Artinya,
" Dengan nama Allah untuk permulaan dan selesai makan."
Sumber: Bincang Muslimah
Dream - Makanan, kebutuhan utama makhluk hidup. Dari makanan, kita mendapatkan energi yang bermanfaat sehingga bisa melanjutkan hidup.
Makanan melibatkan hal fisik maupun kimia. Karena setiap makanan akan dicerna menjadi bahan kimia agar bisa diserap oleh tubuh.
Kita dianjurkan untuk mencuci tangan ketika hendak makan. Ini dimaksudkan agar tubuh kita tidak kemasukan zat berbahaya berbarengan dengan makanan.
Sebenarnya, mencuci tangan juga salah satu ajaran Islam. Karena dengan mencucinya, kita bisa memastikan tangan bersih sehingga aman untuk makan.
Ketika mencuci tangan sebelum makan, dianjurkan pula membaca doa ini.

Alhamdulillahil ladzi yuth'imu wa la yuth'am manna 'alaina fa hadana wa ath'amana wa saqona wa kulla bala-in hasanin ablana. Alhamdulillahi ghoira muwadda'in wala mukafain wala makfurin wala mustaghnan 'anhu. Alhamdulillahil ladzi ath'ama minat tho'ami wa saqo minas syarabi wa kasa minal 'uryi wa hada minad dlalalati wa bashshara minal 'ama wa fadldlala 'ala katsirin min kholqihi tafdlilan. Alhamdulillahi rabbil 'alamin.
Artinya,
" Segala puji hanya milik Allah, Dzat yang selalu memberi makanan dan tak pernah diberi makanan, memberi anugerah kepada kami, lalu memberi petunjuk, memberi makanan dan minuman kepada kami, memberikan ujian yang baik kepada kami. Segala puji hanya Allah, dengan pujian yang tidak pernah berakhir, dengan penuh harapan kepada Tuhanku, dengan pujian yang tak tertandingi, pujian yang tak bisa diingkari. Segala puji hanya milik Allah, Dzat yang telah memberikan makanan dan minuman, memberi pakaian kepada hamba yang telanjang, memberikan petunjuk dari kesesatan, memberikan penglihatan kepada hamba-Nya yang tunanetra, memberikan banyak karunia kepada makhluk yang telah dicipta-Nya. Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam."
Sumber: Bincang Syariah
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya