Ayah Minta Maaf Sampai Naik Kap Mobil, Anak Tak Peduli

Reporter : Eko Huda S
Sabtu, 2 April 2016 08:02
Ayah Minta Maaf Sampai Naik Kap Mobil, Anak Tak Peduli
Sang bapak ingin meminta maaf kepada anaknya yang marah, hingga naik ke kap mobil yang melaju kencang.

Dream - Peristiwa menegangkan terjadi di jalanan Zhejiang, China, pada Selasa lalu. Dua lelaki tampak berada di atas kap mobil yang tengah melaju kencang di jalan raya.

Mobil itu kemudian dihentikan oleh polisi setelah menempuh jarak 15 kilometer. Polisi berusaha menyelamatkan dua pria yang berada di atas kap itu.

Usut punya usut, dua pria yang berada di atas kap itu adalah seorang ayah dan anak. Sementara, si sopir mobil yang membawa mereka, tak lain juga anak pria yang berada di atas kap itu.

Menurut polisi, keluarga ini baru saja terlibat pertengkaran. Karena ngambek, salah satu anak lelakinya langsung masuk ke mobil. Mengunci pintu mobil dari dalam, dan menghidupkan mesin.

Sang bapak dan salah satu saudara lelakinya berusaha mengejar. Mereka ingin meminta maaf atas pertengkaran yang baru saja terjadi. Bapak dan anak itu berusaha menghadang mobil agar anak yang marah itu tak pergi.

Tapi sang anak yang terlanjur tersinggung itu tak peduli. Anak itu sudah gelap mata. Dia melajukan mobil, meski bapak dan saudaranya berada di atas kap.

Mobil itu melaju 15 kilometer melalui Kota Dongyang. Sang anak lelaki yang tengah naik darah itu tak membiarkan ayah dan saudaraya turun dari kap. Dia terus menginjak pedal gas hingga mobil melaju dengan kecepatan 50 kilometer perjam.

Beruntung, polisi berhasil mencegat dan menghentikan mobil itu. Sehingga kedua orang di atas kap itu selamat. (Ism, Sumber: Shanghaiist.com

1 dari 3 halaman

Jerit Penyiar Cantik: 'Ayah Video Telanjangku Tersebar'

Dream - Penyiar Fox Sports, Erin Andrews, menaikkan nilai gugatan perdata terkait kasus video telanjangnya yang direkam seorang pria di Hotel Nashville Marriott di Vanderbilt University, Tennessee pada 2008 silam.

Semula Andrews menggugat Nashville Marriott senilai US$ 10 juta, namun kini dia menaikkan nilai tuntutannya sebesar US$ 75 juta atau setara hampir Rp 1 miliar.

Kasus ini bermula ketika Andrews menginap di Nashville Marriott. Saat dia berganti pakaian, seseorang bernama Michael David Barret diam-diam merekamnya melalui lubang di pintu yang dia buat sebelumnya.

Tanpa diketahui Andrews, video tanpa busananya itu menyebar luas di Internet, termasuk di situs-situs porno, dan menjadi viral pada 2009.

Menurut laporan terakhir, rekaman video Andrews telanjang itu telah ditonton setidaknya oleh 17 juta orang di dunia.

Besarnya jumlah orang yang menyaksikan video rekaman Andrews itu sudah diprediksi oleh pakar komputer Bernard Jansen dari Pennsylvania State University.

Jansen diminta sebagai saksi ahli dalam kasus Andrews vs. Nashville Marriott di Pengadilan Nashville.

" Dalam setiap menit, ada 1,5 orang yang menyaksikan video ini. Saat ini pun ada orang yang sedang menonton video itu," kata Jansen.

Jansen bersaksi sebelum Pengadilan Nashville mempertontonkan tujuh klip video berdurasi 4:30 menit yang direkam oleh Barret kepada para juri.

Andrews, 37 tahun, menangis saat Jansen menunjukkan beberapa situs porno yang memiliki rekaman video tanpa busananya. 
Namun Andrews keluar dari persidangan sebelum pengadilan memutar tujuh klip video tersebut.

Andrews mengaku pertama kali menemukan video itu menyebar pada tahun 2009 silam. 
" Setelah menonton tayangan itu, saya langsung menelepon ayah saya. Saya bilang 'Ayah, video telanjangku tersebar luas di Internet',” kata Erin dengan wajah sedih.

Kasus Andrews ini bahkan melibatkan FBI. Andrews sempat diterbangkan ke Los Angeles untuk memastikan bahwa video itu bukan bagian dari publikasi.

Saat disuruh menyaksikan video telanjangnya, Andrews tidak tahan hingga muntah-muntah.

FBI segera bergerak cepat dengan menangkap Barrett. Mantan eksekutif sebuah perusahaan asuransi ini pun dijatuhi hukuman pidana dan harus menghabiskan 30 bulan hidupnya di balik jeruji besi.

Kini, Andrews melayangkan gugatan kepada pihak hotel. Pengacara Andrews menyatakan, Hotel Nashville Marriott telah melakukan kelalaian sehingga tamu bisa merekam kegiatan tamu lain di kamar yang bersebelahan melalui lubang pintu.

(Sumber: Mirror.co.uk)

© Dream
2 dari 3 halaman

'Sengaja Aku Rekam Biar Ibu Tahu Bejatnya Ayah'

Dream - Demi membuktikan kebejatan ayahnya sendiri, seorang gadis remaja India berusia 18 tahun merekam aksi tak pantas ayahnya dengan menggunakan ponsel.

Rekaman video tersebut kemudian diperlihatkan kepada ibu dan kakaknya yang sebelumnya tidak percaya bahwa pria yang menjadi kepala rumah tangga itu sanggup melakukan perbuatan terkutuk itu.

Sarita Devi, yang berasal dari Uttar Pradesh, terpaksa melakukannya karena tidak tahan lagi menjadi pemuas nafsu ayahnya sejak empat tahun lalu.

" Saya tidak punya bukti, jadi saya kumpulkan sendiri untuk melawan ayah saya. Saya malu karena memiliki ayah seperti dia," ujar Devi.

Devi pun memiliki permintaan yang cukup sadis untuk menghukum ayahnya yang bejat tersebut. Dia ingin ayahnya dipukuli sampai mati.

" Saya tidak ingin dia digantung, tetapi saya ingin dia dipukuli sampai mati. Dengan cara itu barulah dia tahu bagaimana rasanya hidup tersiksa," katanya.

Menurut Sarita, pada hari kejadian, dia sengaja meletakkan ponselnya di dekat jendela dan diarahkan ke dalam rumah. Benar saja, ayahnya datang dan memperkosa Sarita ketika tidak ada orang di dalam rumah itu.

Namun pria berusia 53 tahun itu akhirnya ditangkap.

Sementara itu, ibunya, sangat syok ketika melihat video tersebut karena tidak menyangka suaminya memiliki perilaku yang sangat buruk.

" Saya menyesal karena tidak percaya omongannya tetapi kini Sarita mendapat dukungan penuh dari saya," katanya.

3 dari 3 halaman

Tersentuh Kebaikan Anak Jual Rumah, Utang Ayah Rp 3 M Dihapus

Dream - Seorang ayah memberikan contoh bagaimana mendidik anak yang baik. Sang anak dilaporkan menjual rumahnya untuk membayar utang orang tuanya sebesar 1 juta riyal (Rp 3,48 miliar).

Kemulian anak ini ternyata menyentuh hati perusahaan peminjam. Secara mengejutkan, bank menghapus utang sang ayah sekaligus mengembalikan uang.

Kisah anak dan ayah ini pun viral di media sosial.

Dr Abdul Rahman Al Subaihi, pengacara Saudi seperti dikutip laman emirates247, Senin, 7 Maret 2016 mengatakan kejadian ini terjadi di pengadilan Saudi.

Lewat Twitternya, Rahman mengatakan perusahaan peminjam sangat tersentuh dengan keputusan sang anak dan memutuskan mengembalikan uang 1 juta riyal. Sekaligus memberikan penghargaan karena telah menjadi anak yang baik.

Banyak netizen mendoakan agar memiliki anak seperti ayah ini.

Rana, wanita dan ibu Saudi mengatakan aksi anak ini begitu langka di masa-masa kini. " Keduanya, anak dan bank, memberikan teladan baik. Mereka telah membuktikan masih ada orang baik saat ini," katanya.

© Dream
Beri Komentar