Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream - Semenjak mengalihkan penggunaan minyak tanah ke gas untuk memasak, masyarakat sudah terbiasa menggunakan bahan bakar dari tabung LPG. Selain harga lebih mahal, dahulu masyarakat banyak yang menghindari penggunaan kompos gas karena takut dengan cara memasang dan mengalihkan gas dari LPG.
Kini semua telah berubah. Hampir semua rumah tangga menggunakan kompos gas dari LPG berukuran 3 Kilogram sampai yang terbesar 15 Kg.
Namun harus diakui jika masih ada beberapa orang yang masih takut ketika diminta memasnag selang kompor gas ke lubang LPG. Kebanyakan bingung dengan cara memasang tabung gas LPG atau khawatir cara pemasangannya tak sesuai.
Beruntung PT Pertamina (Persero) telah melakukan berbagai upaya mencegah kebocoran tabung gas. Salah satunya adalah bau gas yang lebih tajam ketika bocor dari tabung sehingga bisa segera diketahui pengguna.
Nah buat Sahabat Dream yang masih tak yakin dengan pemasangan selang tabung gas ke kompor, seorang warganet membagikan cara mengganti tabung gas LPJ ini melalui akun TikTok pribadinya @rainycoastal.
Selain itu ia juga membagikan trik agar tabung gas tetap aman untuk digunakan.
" Pasang tabung gas ala anak kos cheeek!!!," tulisnya dalam keterangan video tersebut.
Sebelum membeli tabung gas isi ulang, cabut terlebih dahulu karet pada tabung gas lama untuk dipasang ke yang baru. Karet pada tabung gas lama ini sudah terbukti aman saat digunakan, maka bisa dipakai kembali. Sebab, karet baru bisa jadi nggak sesuai ukurannya sehingga berisiko bikin gas mudah bocor.
Salah seorang warganet lain di kolom komentar video tersebut pun juga turut menjelaskan. Bahwa tekanan pada setiap mesin regulator kompor itu berbeda-beda.
Sehingga, jika sudah menemukan karet yang cocok, sebaiknya tetap pakai karet tersebut meski tabung gas sering diganti.
" iya betul.. karena tekanan masing2 regulator (meski merk sama) beda-beda.. jadi mending kalo udah cocok, jangan di ganti2," jelas pemilik akun TikTok @alma.
Usai karet lama dipasang ke tabung gas yang baru, bisa langsung pasang regulatornya. Pastikan memasangnya sampai ada bunyi 'klik'.
Jika terdengar ada suara desis gas, bisa dilepas dan ulangi lagi sampai tak muncul suara desis. Kemudian, kunci regulatornya dengan memutar tuas ke arah kanan.
Jika regulator sudah terpasang dengan benar, cek indikator gasnya. Saat panah indikator menunjukkan kalau gas sudah full atau penuh, artinya kompor sudah siap digunakan kembali untuk memasak.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya