Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Remaja Laki-laki 16 Tahun Di Nunukan Dijadikan Pemuas Nafsu Bejat Oleh Janda
Dream - Malang benar nasib yang menimpa remaja laki-laki berinisial R dari Nunukan, Kalimantan Utara.
Remaja berusia 16 tahun tersebut diduga dijadikan sebagai pelampiasan nafsu bejat seorang janda berulang kali.
Yang lebih mengejutkan lagi, janda tersebut diyakini telah memberikan obat kuat kepada korban dan hal itu secara tidak langsung membuatnya trauma.
R dilaporkan mengalami trauma dan terpaksa mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Nunukan.
Direktur Utama RSUD Nunukan, Dulman, mengatakan, rumah sakitnya telah menyediakan tiga dokter pakar untuk menangani masalah kesehatan R karena menjadi korban kejahatan seksual.
Korban kini sering murung setelah dipaksa melayani janda itu secara seksual berkali-kali. R sekarang depresi berat, suka menyendiri dan termenung.
Lebih parahnya lagi, menurut dr Dulman, remaja laki-laki tersebut bahkan terkadang tertawa maupun bicara sendiri.

" Saat datang, korban mengeluh gatal-gatal di area kemaluan, takutnya tertular penyakit kelamin. Semoga dia cepat sembuh. Kami prihatin karena dia masih pelajar, masa depannya masih panjang," ujar dr Dulman.
Janda berinisial SR diduga memberi korban obat kuat untuk melayaninya berulang kali di atas ranjang. Polisi sendiri masih menyelidiki kasus langka ini.
Perkenalan antara SR dan R berawal dari aplikasi TikTok yang kemudian berlanjut dengan saling mengirim pesan dan bertelepon di WhatsApp.
R anak pekerja migran yang bekerja di Malaysia dan tinggal di asrama. Sementara janda berusia 43 tahun itu kerap mendatangi sekolah korban dan mengaku R adalah anak angkatnya.
Bukan itu saja, ibu korban juga kaget setelah mengetahui di ponsel anaknya terdapat foto tak senonoh yang diduga milik SR.
Setelah mendesak putranya, ibu korban pun melaporkan perbuatan SR dengan didampingi pihak sekolah. SR akhirnya ditangkap polisi di tempatnya bekerja setelah mendapat laporan dari ibu korban.
Sumber: OhBulan
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam