Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Penemuan Lebih Dari Seratus Anak Ular Dalam Selokan, Diambil Satu-satu Pakai Tangan Kosong
Dream - Sebuah pemandangan yang bikin bergidik baru-baru ini muncul dari dalam lubang selokan yang kebanjiran.
Bagaimana tidak? Lebih dari 100 ekor anak ular dilaporkan telah ditemukan di dalam selokan di wilayah Chon Buri, timur Thailand.

Memetik laporan The Thaiger, kesemua anak ular itu telah ditangkap dan dilepaskan lagi ke alam liar di sekitar Chon Buri.
Informasi menyebut kesemua ular itu bersarang di dalam selokan yang kebanjiran akibat limpahan air dari waduk Ang Kep Nam Nong Nam Kiao.
Dalam video yang dibagikan akun Facebook Chu Diy tampak ratusan anak ular itu berenang berdekatan di permukaan selokan.

Sebagian di antara anak-anak ular itu bergerombol di pojok selokan. Begitu juga dengan sisanya mengumpul di pojok satunya.
Mereka seolah berebut untuk bisa keluar dari lubang selokan yang cukup dalam tersebut.
Tak lama kemudian beberapa orang pria terlihat mengeluarkan anak-anak ular tersebut dengan menggunakan tangan kosong.

Secara manual, kedua pria tersebut mengambil anak ular satu per satu dan melemparkannya begitu saja di lantai.

Sementara di video lainnya, tampak ratusan anak ular tersebut dikumpulkan jadi satu di dalam wadah berwarna biru.
Pada awalnya binatang berdarah dingin itu terlihat seperti ular kobra. Namun saat diperhatikan ia ular jenis keelback berbintik kuning muda.

Di Indonesia, reptil ini disebut dengan ular segitiga-merah. Dinamakan ular segitiga-merah karena memiliki motif-motif berbentuk segitiga berwarna merah di sisi badannya.
Ular segitiga-merah termasuk jenis yang tidak berbisa dan tidak berbahaya bagi manusia.
Ular jenis ini biasa hidup di tempat seperti danau, kolam, rawa dan sawah yang digenangi air.
Sumber: Siakapkeli.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam