Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bocah 2 Tahun Hilang 18 Jam Sejak Maghrib
Dream - Kasus anak hilang diduga dibawa pergi makhluk halus menggemparkan warga Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, pada Selasa sore, 28 Februari 2023.
Korban bernama Alya Sahira diduga hilang sejak sore menjelang Maghrib. Bocah berusia dua tahun itu merupakan anak pasangan Riswanto, 41 tahun, dan Sugiarti, 34 tahun.
Baca juga: Viral Bocah Hilang Waktu Magrib, Ditemukan Keesokan Hari di Samping Rumah, Baunya Aneh
Peristiwa itu terjadi di Desa Harapan Makmur Selatan, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir. Polisi baru mendapat laporan hilangnya Alya pada pukul 19.00 di hari yang sama.
Setelah mendapatkan laporan hilangnya Alya itu, Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Jhon Firdaus memerintahkan anak buah langsung mendatangi lokasi kejadian.
" Sesampainya di TKP, Bahbinkamtibmas langsung menanyakan kronologis kejadian tersebut kepada Riswanto dan Sugiarti," ucap Jhon.
Setelah mendengar cerita dari orangtua Alya, polisi segera menelusuri lokasi kejadian untuk mencari keberadaan anak tersebut.
Polisi melakukan pencarian di sekitar rumah penduduk desa dan kebun kelapa sawit milik warga.
Pencarian itu berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB keesokan harinya. Sayangnya, pencarian dari malam sampai pagi hari itu tak menemukan hasil.
Namun, pada Rabu, 1 Maret 2023, pukul 12.00 WIB, dua warga bernama Irpan Nurhakim dan Aep mendengar suara tangisan anak kecil.
Kedua pria tersebut saat itu sedang memanen buah kelapa sawit yang berjarak kurang lebih 500 meter dari perkampungan wargaa. Karena penasaran, Irpan mendekati sumber suara.
" Sesampainya di lokasi, dia menemukan seorang anak kecil yang tergeletak di dekat pelepah kebun kelapa sawit, sedang menangis," kata Jhon.
Irpan kemudian membawa anak tersebut ke perkampungan dan memberitahu warga. Beberapa warga menyarankan Irpan agar anak itu diantar ke rumah Riswanto.

Jhon mengatakan, ketika dipertemukan dengan Riswanto, anak kecil itu dipastikan adalah Alya yang telah menghilang selama 18 jam.

Bhabinkamtibmas kemudian berkoordinasi dengan bidan desa untuk langsung melakukan pemeriksaan medis terhadap Alya.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga meminta bidan desa untuk terus memantau perkembangan kesehatan anak tersebut.

Tentang penyebab kejadian ini, pihak keluarga meyakini bahwa Alya menghilang karena disembunyikan oleh makhluk sejenis jin.
" Keterangan tersebut didapat dari orangtua korban yang menanyakan kepada korban," pungkas Jhon.
Kepada orang tuanya, Alya mengaku kalau saat itu dirinya sedang bermain dengan seorang nenek-nenek.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya