Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Penangkapan seekor buaya sepanjang 4,2 meter dan lebar 60 centimeter di Riau membuat warga Pulau Mepar, Kabupaten Lingga, gelisah. Dari dalam perut buaya, warga menemukan tulang belulang yang diyakini tulang manusia.
Banyak warga meyakini tulang belulang tersebut adalah milik almarhum Azman. Pria yang dikabarkan hilang diterkam buaya sekitar dua pekan lalu.
Saat itu jasad Azman yang diduga mengalami kejadiaan nahas di belakang rumahnya itu tak ditemukan. Warga hanya menemukan potongan daging manusia dan pakaian korban.
Proses pembedahan tubuh buaya itu berlangsung pada Sabtu pagi, 2 Juni 2018. Saat dibedah, warga menemukan tulang belulang yang diyakini potingan tubuh manusia.
" Itu tulang manusia, bukan tulang binatang, karena jelas berbeda, bentuk tubuh dan cara berjalannya berbeda," ucap Direktur RSUD Encek Maryam, dr Suryadi ketika dihubungi Batamnews.co.id, dikutip dari laman Liputan6.com, Senin, 4 Juni 2018.
Tulang belulang yang ditemukan, menurut pria yang juga biasa dipanggil dr Atan itu, yakni tulang paha, tulang kering, pasangan tulang kering, tulang tumit, dan tulang rawan rusuk.
Selain itu, tulang leher dua buah, tulang lengan bawah, tulang rahang bawah, dengan satu buah gigi geraham.
Sekalipun ada kemiripan antara tulang manusia dan binatang primata seperti simpanse, dr Atan mengaku melihat perbedaan tersebut secara kasat mata.
Dugaan jika buaya tersebut memakan manusia semakin diperkuat dengan ada temuan potongan baju yang diakui oleh keluarga merupakan baju korban terkaman buaya yang hilang kemarin.
Dengan penemuan ini, dr Atan mengatakan korban akan segera dimakamkan setelah sebelumnya potongan tulang dibersihkan dan dikafani.
(Sah, Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya