Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibu Di Bogor Ditemukan Tewas Dalam Sumur (Achmad Sudarno/Liputan6.com)
Dream - Atiqotul Mahya alias Bunda Maya ditemukan tak bernyawa di dalam sumur tertutup beton dekat rumahnya Jalan Citatah Dalam, Desa Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa 3 November 2020.
Korban ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi mengambang di dalam sumur yang tak jauh dari rumahnya itu.
" Ditemukan oleh suaminya sendiri waktu mau ngecek pipa. Karena air yang disedot dari sumur ga naik ke torn," kata Edi Miswara, tetangga korban, dikutip Dream dari liputan6.com, Selasa 3 November 2020.
Suaminya yang menemukan jasad istrinya mengambang di dalam sumur syok. Ditambah lagi, setelah mengetahui dari ciri-ciri pakaiannya adalah sosok istri tercintanya yang hilang selama dua hari.
" Selanjutnya jasad korban dikeluarkan dari dalam sumur oleh tim SAR gabungan," kata Edi.
Guna penyelidikan kepolisian, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta untuk dilakukan otopsi.
Sebelum hilang pada Minggu 1 November 2020 sekitar pukul 21.30 WIB, Edi mengaku sempat melihat korban pulang ke rumahnya usai mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di musala tak jauh dari rumahnya. Sementara suaminya, menjadi panitia acara sehingga masih tetap berada lokasi.
" Saya lihat si bunda pulang ke rumahnya buka gerbang sambil menggendong anaknya yang masih kecil. Anak satunya lagi jalan kaki," kata dia.
Edi mengaku sempat mendengar suara teriakan seorang perempuan sebanyak dua kali dari arah belakang rumahnya. Ia sempat berlari ke dapur agar bisa mendengar suara itu lebih jelas yang berasal dari rumah korban.
" Pas di dapur, kok ga ada suara lagi korban. Karena posisi suaranya ada di belakang rumah saya," ungkapnya.
Saat itu, ia mengaku tidak memiliki firasat akan terjadi sesuatu menimpa tetangganya itu. Sebab, ia tidak melihat orang tak dikenal masuk ke dalam rumah korban.
" Engga lihat. Suara teriakan itu juga kaya perempuan lagi berantem gitu," kata dia.
Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena mengatakan, belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Polisi masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan dokter forensik RS Kramatjati.
" Masih penyelidikan ya, dan menunggu hasil otopsi," ujar Ita.
Sumber : liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya