Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kiai Umar (nu.or.id)
Dream - Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Pahala puasa ini sebanding dengan puasa sepanjang tahun.
Tetapi, banyak Muslim yang merasa kesulitan menjalankan puasa ini, terutama jika dimulai pada tanggal 2 Syawal. Penyebabnya, mereka masih harus menjamu banyak tamu sehingga enggan jika tidak ikut makan.
Terkait ibadah ini, ada cara unik yang dicontohkan oleh Kiai Umar bin Abdul Manan asal Mangkuyudan, Surakarta. Kiai Umar selalu menjalankan puasa Syawal meski harus menjamu tamu.
Dalam Ad Durrul Mukhtar yang ditulis KH Ahmad Baedlowie Syamsuri, Kiai Umar punya cara agar tetap bisa berpuasa Syawal. Dengan cara itu, para tamu tidak tahu Kiai Umar sebetulnya sedang berpuasa.
Kiai Umar memang kerap membuka rumahnya ketika lebaran. Banyak tamu baik dari santri alumni, kolega, maupun keluarga yang datang berkunjung.
Untuk momen itu, Kiai Umar juga selalu menyiapkan makanan. Para tamu yang hadir dijamu dengan makanan itu.
Mengetahui pemilik rumah puasa, tentu membuat para tamu menjadi enggan. Mereka tentu tidak enak makan karena tuan rumah juga tidak makan.
Untuk menyiasati keadaan seperti itu, Kiai Umar selalu menyiapkan setengah gelas air. Air itu diletakkan di hadapan Kiai Umar.
Kiai Umar kemudian mempersilakan para tamu menikmati sajian yang telah disediakan. Saat mempersilakan para tamu makan, Kiai Umar mengangkat gelas yang ada di depannya dan menempelkan bibir gelar berisi air itu ke bibirnya.
Dengan begitu, tamu yang melihat akan berpikir Kiai Umar tidak berpuasa. Sehingga mereka dengan nyaman menikmati sajian yang telah disediakan.
Selengkapnya, baca pada tautan ini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam