Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Definisi bullying adalah perilaku agresif baik dalam bentuk penyiksaan fisik atau psikologis yang dilakukan pada korban. Tindakan tidak bermoral ini bukanlah sesuatu yang baru, bahkan banyak kasus bullying yang berujung kematian.
Melansir laporan Astro Awani, seorang anak perempuan 10 tahun di Singapura hampir bunuh diri gara-gara tidak tahan menjadi bahan ejekan di sekolah. Sungguh menyedihkan melihat bocah itu mengalami stres berat di usia muda.
Sebelum melakukan aksinya, anak perempuan yang tidak disebutkan namanya itu meninggalkan catatan bunuh diri.
The Straits Times melaporkan bahwa catatan bunuh diri itu ditemukan oleh ibunya ketika mempersiapkan kamar putranya tahun lalu.
Setelah menemukan catatan yang mengejutkan itu, ia segera meminta Akademi Karakter dan Kepemimpinan FutuReady Asia untuk membantu mengatasi masalah depresi anaknya.
Orang tuanya diduga kurang meluangkan waktu bersama gadis kecil itu dan lebih sibuk dengan pekerjaan mereka. Sehingga tidak tahu anaknya dibully oleh teman-teman sekelasnya di sekolah.
© (Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Dalam catatan bunuh diri itu, gadis kecil itu menulis, " Aku merasa sangat buruk. Rasanya ingin melompat dari atas gedung dan mati. Tapi aku tahu dia (ibu) akan menangis. Jadi, aku akan menyimpan rahasia ini."
" Aku berpikir kenapa ibuku melahirkan aku dengan bentuk seperti ini. Pendek, gemuk, dan jelek. Dia (ibu) tidak suka melihatku menangis sepanjang waktu," demikian bunyi penggalan catatan bunuh diri anak itu," tulis gadis malang tersebut
Anak itu membayangkan dalam catatannya jika dia bisa mengambil pisau dan menikam dirinya.
" Alangkah bagusnya jika aku mendapat sebilah pisau dan menikam diriku sendiri. Tidak ada lagi pengganggu. Tidak ada lagi tugas sekolah. Aku akan bunuh diri suatu hari nanti."
© Dream
" Aku tidak akan tersenyum lagi. Hanya menangis! Aku akan memuji diri sendiri karena 'bodoh'. Aku tidak ingin hidup lagi! Maaf membuat ibu menangis!"
Namun, emosi anak itu sekarang dilaporkan telah stabil setelah ibunya meminta bantuan konseling.
Tetapi tidak ada yang mengira anak sekecil itu mampu meredam emosi sedemikian hebat dengan penampilan yang ceria di sekolah dan pencapaiannya yang cemerlang dalam ujian.
(Sumber: OhBulan.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya