Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ikustrasi Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito. (Foto: Instagram/@bnpb_indonesia)
Dream - Potensi gelombang ke tiga Covid-19 di Tanah Air pada akhir tahun perlu diwaspadai. Peringatan itu disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Ganip Warsito, saat meninjau Posko Relawan Sulut Hebat Kompak Lawan Covid-19 di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Ia mengingatkan seluruh komponen di daerah harus mewaspadai potensi gelombang ke tiga Covid-19 di Tanah Air, yang menurut para ahli dapat terjadi di akhir tahun 2021.
" Ancaman gelombang ke tiga yang diprediksi oleh para ahli akan terjadi di bulan Desember,” ujar Ganip, Selasa 12 Oktober 2021.
Bulan Desember bertepatan dengan dua momen besar, yakni Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, sehingga menurut Ganip berpotensi memicu keinginan masyarakat untuk beraktivitas di luar rumah yang berpotensi terjadi penularan Covid-19.

Selain bertepatan dengan momen besar, pada akhir tahun nanti juga masih masuk dalam masa pergantian cuaca. Biasanya kondisi seperti itu turut memengaruhi daya tahan tubuh, sehingga mudah terserang penyakit.
Oleh sebab itulah masa-masa tersebut disebut para ahli sebagai suatu ancaman peningkatan penularan Covid-19.
“ Karena di situlah saat Nataru (Natal dan Tahun Baru) adanya pergantian cuaca. Ini yang menjadi suatu ancaman peningkatan Covid-19,” terang Ganip.
Namun Ganip optimis bisa mencegah gelombang ke tiga pada momen Nataru. Menurutnya, kunci pencegahan dan mitigasi penularan Covid-19 sudah banyak diketahui, yakni penerapan protokol kesehatan yang ketat dan vaksinasi. Sementara itu pola penanganan yang tepat terhadap pasien juga sudah ditemukan.
Sebab, lanjut Ganip, dua dasar itu merupakan suatu hal yang harus senantiasa dilaksanakan demi mencegah terjadinya ledakan kasus Covid-19 di akhir tahun seperti prediksi para ahli.
“ Tapi saya yakin dengan kekuatan dan pola penanganan yang sudah ditemukan, maka kita boleh yakin Desember tidak akan terjadi gelombang ketiga,” jelas Ganip.
Tentu saja dengan memperkuat disiplin protokol kesehatan, tracing, tracking, treatment, serta vaksinasi Covid-19 jadi rumus penting pengendalian penularan virus corona.
" Perkuat protokol kesehatan, perkuat tracing, tracking, dan treatment-nya. Kemudian perkuat vaksinasinya. Tiga itu rumusnya. Kalau itu kita sudah oke, saya yakin kita bisa mengendalikan COVID-19 ini."
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya