Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Suliadi Mantan Sopir Jokowi (Foto: Instagram/@jokowi)
Dream - Suliadi merupakan mantan sopir Joko Widodo sebelum terpilih menjadi presiden. Sebagai sopir Jokowi yang kala itu menjabat Walikota Solo, Suliadi menceritakan pengalamannya selama berkendara dengan pria yang kini menjadi orang nomor satu di Indonesia itu.
Dilansir dari akun Instagram @jokowi, Suliadi membeberkan beberapa pengalaman tak terlupakan. Mulai dari ketika Jokowi mendorong mobil karena mogok, hingga dikasih tempat yang layak untuk berkumpul dengan keluarga.
Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Selaku mantan sopir pribadi Jokowi saat masih di Solo, Suliadi menceritakan beberapa pengalaman tak terlupakan selama bekerja. Salah satunya pengalaman kala Jokowi pernah mendorong sendiri mobilnya yang mogok saat tengah meninjau bencana banjir.
Suliadi menceritakan pernah mengantarkan Jokowi dan Iriana Jokowi berkeliling untuk meninjau banjir yang tengah menlanda Solo.
Salah satu daerah yang dikunjungi adalah Kampung Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Solo. Saat berkeliling lama di daerah tersebut, tiba-tiba mobil yang ditumpangi mereka mendadak mogok ketika akan melewati tanggul.
" Waktu banjir di Solo itu, kan saya dan Bapak (Jokowi) dan Ibu (Iriana) keliling Joyotakan. Kan sudah muter lama lalu pas mau naik tanggul, mobilnya langsung mogok," kenang Suliadi.

Saat itu Suliadi menawarkan agar Jokowi berpindah ke kursi kemudi sebentar. Sementara dirinya turun untuk mendorong mobil.
" Saya bilang, 'Bapak yang dikemudi saja, saya tak (turun) dorong," kata Suliadi.
Namun usul Suliadi ditolak Jokowi. Pria yang kini menjadi presiden itu memilih turun dan mendorong mobilnya sendiri yang mogok di tengah banjir.
" Ora, Pak Suli wae sing ono njero karo ibu. Takdoronge. Ngoten. (Tidak, Pak Suli saja yang ada di dalam mobil bersama ibu. Saya yang dorong. Gitu)," kata Suliadi menirukan perkataan Jokowi.

Saat masih bekerja sebagai sopir presiden Jokowi, Suliadi tinggal di sebuah kontrakan. Bersamaan tugasnya sebagai gubernur Jakarta, Jokowi akhirnya meminta Suliadi untuk menempati rumahnya yang berada di Tirtoyoso.
Paman Presiden Jokowi, Widodo Prasetyo mengatakan Suliadi dan keluarga diminta untuk menempati rumah tersebut.
" Seiring berjalannya waktu, Pak Joko nya jadi wali kota, terus pindah ke Jakarta, Pak Suli waktu itu ngontrak entah dimana, akhirnya dikasih tempat yang layak, bisa berkumpul dengan keluarganya, di rumah pak Joko itu," jelas Widodo.

Lebih lanjut, Suli yang berasal dari Malang, Jawa Timur itu mengaku tidak pernah sekalipun dimarahi selama menjadi sopir Jokowi.
Meski sudah tak lagi bekerja bersama, Suliadi mengatakan bahwa ia ikut merasa senang dan bersyukur saat ini Jokowi telah menjadi Presiden. Bahkan menurutnya, Jokowi tidak pernah berubah kepada keluarganya walaupun telah menjadi Presiden.
" Saya selama kerja sama Bapak tidak pernah dimarahi. Saya senang Bapak menjadi Presiden, saya pokoknya senanglah, Bapak tidak macam-macam. Bapak tidak berubah ke saya," ucapnya.
Suliadi juga mengatakan bahwa Jokowi merupakan salah satu sosok yang penting dalam hidupnya yang bisa membuatnya menjadi seperti sekarang.
" Kalau tidak ada bapak, saya tidak bisa jadi kayak gini," imbuhnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya