Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi Wanita Programmer
Dream - Zaman sekarang bekerja tak hanya di kantor, namun ada istilah work from home (WFH) alias bekerja dari rumah.
Namun tidak semua orang mengerti apa itu WFH, ketika seseorang bekerja di rumah, pandangan yang terlintas dari orang-orang akan berbeda. Apalagi untuk para tetangga yang tidak familiar.
Seperti halnya cerita programmer wanita berikut ini. Profesinya yang berkutat dengan dunia percoding-an tak membutuhkannya untuk berangkat ke kantor.
Tetapi, ia mengaku mendapat banyak komentar dari salah satu tetangga. Mulai dari dikira pengangguran, hingga simpanan om-om atau sugar daddy. Begini ceritanya.
Melansir dari unggahan akun Twitter @SeputarTetangga. Wanita ini berusia 20 tahunan yang bekerja sebagai programmer di perusahaan startup. Bekerja secara WFH sudah menjadi rutinitasnya sejak 2020, awal-awal pandemi.
“ Min gw cewe usia 20an. Kerja sebagai programmer di salah satu startup. Gw udah wfh dari awal pandemi,” demikian keterangan unggahan.
Nyatanya WFH dirasakan tak masalah bagi perempuan ini. Pekerjaannya mampu mendulang gaji yang lumayan hingga bisa membantu renovasi rumah orangtuanya.
“ Gaji gw lumayan mencukupi kebutuhan gw sampe gw bisa bantu renov rumah ortu,” lanjutnya.
Namun, kemakmuran bekerja yang dirasakan wanita ini dipandang berbeda oleh tetangganya. Disebut tetangganya nyinyir banget, menyebar gosip bahwa ia pengangguran dan simpanan om-om.
“ Nah ada salah satu tetangga gw nyinyir banget. Dia sebar gosip katanya gw nganggur dan simpenan om om,” kata si perempuan dalam keterangan unggahan.
Menanggapi gosip tersebut, ia mengakui memang mempunyai pacar. Tetapi pacarnya bukanlah om-om, justru usianya lebih muda darinya.
“ Iya sih emang pacar gw sering apelin gw ke rumah cuman pacar gw juga bukan om om wkwkk. Malah usianya lebih tua gw,” katanya.
Meskipun menjadi topik hangat, lalu digosipkan, hingga difitnah. Wanita yang bercerita tanpa identitas itu mengaku tidak masalah.
Tapi, satu hal yang membuatnya tak terima adalah imbas dari nyinyiran tersebut ke keluarganya. Orangtuanya dikatakan tak becus dalam membesarkan anak.
“ Gw sih gapapa, cuman imbasnya ke keluarga gw yang jadi bahan nyinyiran warga lain. Ortu gw sampe dibilang ga becus membesarkan anak,” tulisnya.
Padahal keadaan yang sebenarnya, saat di rumah ia hanya membuat coding. Juga menonton berbagai anime. Lantas curhatan ini ditutup dengan pertanyaan, apakah tinggal di kos adalah jawaban?
“ Padahal gw dirumah doank ngoding sambil ngewibu anjjjjj apa yang harus saya lakukan? Apakah dengan kos adalah jawaban?,” pungkasnya.
Sumber: Twitter @SeputarTetangga
✨Programmer Dibilang Pengangguran ✨
Ada orang2 tertentu yang gak mau mengerti apa itu wfh, meskipun sudah dijelaskan berkali-kali.
Pahamnya cuma " di rumah aja = nganggur"
Kalo sampe ngefitnah kayak gini, udah keterlaluan banget. pic.twitter.com/achmQAHXbi— Seputar Tetangga (@SeputarTetangga)May 22, 2022
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam