Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tatang Koswara (Sumber: Hitam Putih Trans7, Mastercorbuzier.com)
Dream - Tatang Koswara, penembak jitu (sniper) handal dunia asal Indonesia telah pergi meninggalkan kita semua, Selasa 3 Maret 2015. Tatang meninggal usai syuting siaran langsung acara 'Hitam Putih' di Trans7 yang dipandu Deddy Corbuzier.
Bukan karena peluru bersarang di tubuhnya yang mengakibatkan ia tutup usia. Melainkan penyakit jantung yang sudah dideritanya selama ini.
Sang legenda ini dikenal sangat handal saat ikut dalam operasi Timor Timur melawan Fretelin pada 1977-1978. Kala itu, Tatang hanya berbekal 50 butir, satu peluru untuk satu nyawa. Sedangkan satu peluru ia sisakan buat dirinya.
Bila tertangkap, Tatang akan menembak dirinya sendiri dibanding jatuh ditangan lawan.Tak cuma jago membidik lawan, ia juga pintar mengelabui musuh.
Dia menciptakan sepatu yang memiliki alas dalam posisi terbalik. Ide ini didapat karena Tatang berasal dari daerah Cibaduyut, Bandung yang terkenal dengan industri pembuatan sepatu. Kisah selengkapnya klik di sini. Tatang Koswara tidak sendiri. Ada sederet penembak jitu terbaik dunia lainnya. Klik halaman selanjutnya. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Baca Juga: Kisah `Siluman Cibaduyut` Jadi Sniper Handal Dunia Tatang Koswara, Sniper Terbaik Dunia Meninggal Saat Siaran Aksi Begal Motor Sadis di Siang Bolong Tragis, Mahasiswa UPI Tewas Terseret Mobil Sejauh 30 Km Polisi Gerebek Para Begal Motor di Dua Kampung Ini
© Dream
Dream - Lebih dari 30 tentara musuh dibunuh oleh Pun sendirian. Dia berperang melawan Taliban di wilayah Babaji. Tentara Gurkha ini meluncurkan 17 granat, menembakkan 400 peluru dan meledakkan sebuah ranjau.
Semua dilakukan untuk menghentikan serangan Taliban. Itulah mengapa jumlahnya disebut lebih dari 30.
Kisah keberaniannya semakin menarik saat dia kehilangan seluruh amunisinya, Pun menggunakan tripod senapan mesinnya untuk membunuh seorang Taliban yang sedang memanjat dinding.
Atas keberaniannya, Pun diberi penghargaan berupa medali kehormatan oleh Ratu Inggris. Meski bukan sebagai tentara yang paling banyak membunuh musuh dalam sejarah, Pun benar-benar pantas disebut salah satu tentara paling mematikan. (Ism)
© Dream
Dream - Dikenal sebagai " Gunny" dalam kesatuannya, Sersan Carlos Hathcock II Norman dikonfirmasi telah membunuh lebih dari sembilan puluh tentara musuh selama Perang Vietnam. Sebagai seorang sniper atau penembak jitu, ia sangat terampil dalam mengantisipasi gerakan musuh.
Meskipun telah dikonfirmasi membunuh 93 musuh, jumlah sebenarnya kemungkinan besar jauh lebih tinggi. Banyak yang percaya jumlah tersebut lebih dari 300.
Konon, Gunny menembak korban pertamanya, tanpa benar-benar pernah melihatnya lebih dahulu. Ia malah melihat kilatan cahaya di pohon-pohon dan menembak apa yang dia pikir adalah seorang tentara musuh. Tembakan terkenal ini telah diadaptasikan dalam film seperti The Sniper dan Saving Private Ryan. (Ism)
© Dream
Dream - Selama Perang Dunia II, Uni Soviet sering melibatkan sniper wanita. Banyak yang percaya bahwa wanita lebih baik dalam hal menembak jitu dibanding pria.
Klaudia adalah salah satunya yang bersedia berjuang demi Rusia untuk menghadapi pasukan tentara Axis saat usianya masih 17 tahun. Dari seluruh 2.000 sniper wanita Rusia, Klaudia adalah yang terbaik.
Begitu terjun dalam perang, teman baiknya, Marusia Chikhvintseva, dibunuh oleh sniper Jerman. Inilah yang konon mendorong Klaudia menjadi pembunuh mematikan.
Dia dilaporkan telah membunuh 257 tentara Axis. Sebagai perbandingan, sniper terbaik AS, Chris Kyle, diklaim membunuh 225 musuh. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya