Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Para Perawat Yang Menceritakan Kisah Pilu Mereka Melalui Teleconference (fot Instagram @tni_angkatan_darat)
Dream – Sebuah video dari akun Instagram resmi @tni_angkatan_darat menceritakan cerita pilu para perawat TNI AD yang tidak bisa pulang untuk menemui keluarga, karena bertugas menangani pasien Covid-19.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasa mendengarkan curhatan para tim medis yang ada di RSPAD Gatot Soebroto.
Dalam video juga tampak istri KSAD TNI Hetty Andika Perkasa sebagai Ketua Umum Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK).
Mereka sedang melakukan video call via teleconference dengan para tenaga medis di RSPAD.

Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Andika menanyakan kebutuhan apa yang dirasa kurang dari para tenaga medis di bawah naungan TNI AD.
Kemudian salah seorang perwakilan RSPAD, Mayor (K) CKM Novianti, ahli instalasi gizi, menceritakan banyak donasi dari luar yang masuk seperti nasi kotak dan lain-lain.
Kemudian Novianti juga mengatakan ada yang mendonasikan madu, akan tetapi tidak cukup dibagikan untuk seluruh tenaga medis.
Akhirnya, KSAD dan Hetty Andika mengirimkan madu kepada para pekerja Medis di RSPAD.

Usai dikirim sejumlah madu murni ke para tenaga medis, KSAD TNI Andika beserta istri mengadakan teleconference lanjutan dan mendengarkan ucapan terimakasih dari para perawat.
Suster Elvi mengatakan, “ Terimakasih kepada bapak KSAD yang sudah memberikan madu dan juga perhatiannya. Kami merasa diperhatikan oleh atasan. Terimakasih.”
Hetty pun menjawab, “ saya yang terimakasih kepada mbak-mbak dan mas-mas semua.”
Curhat pilu diceritakan oleh seorang perawat di RSPAD, “ Kebetulan kami sejak bulan Januari tidak pulang, Ibuk, tidak ketemu orang tua. Motivasi dari ibu KSAD sangat memberikan motivasi. Trimakasih juga sudah diberi penginapan di sekitar rumah sakit, Ibu.”
Perawat yang lain juga menambahkan, “ Terimakasih ibu sudah diijinkan bertatap muka dengan ibu via video, ini sudah cukup sebagai pengganti orang tua kami.”

Perawat di ruangan lain juga bercerita sebulan lamanya tidak bisa pulang. Tapi madu yang ibu Kasad berikan itu diakui bisa memotivasi untuk bersemangat menangani Covid-19.
“ Perawat kami sudah menerima madu yang ibu kasih. Kami semakin semangat bertugas. Supaya kami bisa cepat pulang ketemu keluarga. Sudah sebulan lebih tidak pulang.”
Hetty pun mengatakan dengan terisak dan air mata yang terus mengalir, " apa yang kami berikan tidak ada apa2-apanya dibandingkan pengorbanan mbak-mbak dan mas-mas perawat semua. Nanti apa maunya kasih tau saya ya. Jangan sungkan jangan ragu untuk bilang apa yang kalian butuhkan.”
“ Kita berdoa semoga wabah ini segera berakhir. Dan semua petugas bisa pulang ketemu keluarga,” pungkas Hetty dengan air mata yang terus berlinang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya