Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Curhat Wanita Tergiur Beli Lemari Pakaian Murah
Dream - Membeli perabotan rumah dengan harga murah boleh saja. Apalagi jika perabotan itu bentuknya cantik dan aesthetic. Bahkan ini akan menghemat pengeluaran kita.
Namun jangan terlalu tergiur dengan perabotan berharga murah. Sebaiknya tetap teliti saat membeli agar tidak menyesal di kemudian hari.
Baru-baru ini, seorang netizen asal Sumatera Utara bernama Reni Nasution merasa menyesal membeli sebuah lemari berharga murah.
Penyesalannya itu dia ungkapkan melalui sebuah video yang dibagikannya melalui akun TikTok @eninst, dan langsung viral.
Dalam video itu, Reni mengungkapkan dia baru dua minggu sebelumnya membeli lemari di toko dekat rumahnya.
Harga lemari pakaian tersebut cukup terjangkau. Namun lemari tersebut ternyata bermasalah setelah dipakai.

Lemari pakaian seharga Rp1,3 juta tersebut ternyata berjamur dan menimbulkan masalah pada Reni dan suaminya.
" Terlalu buru-buru, coba aku sabar nabung dulu 😭😭😭 #lemariberjamur #fypシ #viral," tulis Reni di keterangan videonya.
Reni cerita dia memang tergiur membeli lemari murah tersebut. Namun dia justru berakhir menyesal setelah memakainya.
Semua berawal ketika suaminya mengeluh badannya gatal-gatal padahal baru mandi. Setelah dicek, ternyata lemari bagian belakangnya jamuran.
" Guys aku ingatkan kepada kalian jangan ambil kesalahan lagi seperti aku, beli lemari seperti ini.
" Memang sih harganya lumayan murah ya. Tapi belum dua bulan umurnya sudah jamuran," ujar Reni.
Padahal lemari tersebut baru dua minggu dibeli wanita yang tinggal di Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, ini.
Reni pun berusaha menghilangkan jamur dengan mengoleskan garam campur jeruk nipis. Jamur di lemari pakaian itu memang hilang, namun muncul masalah baru.
" Tapi tetap saja setelah jamurnya hilang, sekarang yang muncul itu binatangnya," ucapnya terkejut.
Binatang kecil seperti kutu itu jalan-jalan di pakaian dalam lemari. Kalau diperhatikan binatang itu keluar dari dalam kayu lemarinya.
Tidak sampai di situ saja, seminggu setelah jamurnya hilang, timbul bau apek pada pakaian. Badan Reni merah-merah dan gatal semacam alergi setelah memakai pakaian yang diambil dari lemari tersebut.
" Dan paling bencinya aku badan aku jadi gatal-gatal kalau pakai baju ya, ternyata penyebabnya itu ada di sini. Semacam kutu kayu ya?" kata wanita itu.
Mengetahui banyak jamur dan kutu di kayunya, Reni dan suami mengecat ulang lemari itu menggunakan cat khusus. Reni mengatakan cat khusus tersebut sejenis vernis campur tiner yang baunya menyengat.

" Ini aku mau keluarin dulu bajunya baru nanti aku kasih cat karena ada yang memberikan saran suruh cat ulang khusus lemari. Biar tidak jamur dan kutu kayu.
" Ya semoga nanti mempan ya karena sebenarnya sudah aku taruh juga semacam kapur gitu tapi masih muncul pula," curhatnya.
Setelah dicat ulang, Reni kemudian menutup bagian dalam lemarinya dengan wallpaper. Sejak saat itu, lemarinya bebas jamur dan kutu sehingga bisa digunakan kembali.
Reni menduga lemari pakaian berharga murah itu berjamur dan kutuan karena menggunakan bahan murahan yakni serbuk atau partikel board.

" Banyak yang jual (lemari) dengan model cantik tapi kualitas barang kurang. Lebih baik lah kita mengumpulkan dulu uangnya baru beli (lemari) yang bagus. Daripada nanggung dua kali kerja kayak gini," pungkasnya.
Sumber: TikTok
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia