Daftar Tunggu Haji Lama, Ahok Sentil Menteri Lukman

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 21 Agustus 2015 17:16
Daftar Tunggu Haji Lama, Ahok Sentil Menteri Lukman
Daftar tunggu haji yang lama bisa menghambat program Ahok menghajikan para guru mengaji dan penjaga masjid.

Dream - Animo umat Islam Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji semakin tinggi setiap tahun. Tetapi, kesempatan untuk bisa berhaji semakin sulit didapat lantaran masa tunggu yang makin lama dari tahun ke tahun.

Terkait persoalan ini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyentil Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Sebab, masa tunggu lama bisa berdampak pada tidak terlaksananya keinginan Ahok untuk menghajikan para guru mengaji dan penjaga masjid di seluruh Jakarta.

" Jangan lama-lama, Pak Menteri, daftar tunggu hajinya. Kalau bisa regulasinya diubah saja. Untuk haji, satu orang maksimal satu kali saja," ujar Ahok di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2015.

Saat menjabat sebagai gubernur menggantikan Joko Widodo, Ahok memang memiliki program menghajikan para guru mengaji dan penjaga masjid. Program ini sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang ikhlas dari para guru mengaji serta penjaga masjid.

Ahok mengaku memiliki kenangan tersendiri terhadap Islam dan haji. Dia ingat perkataan yang disampaikan ayahnya ketika Ahok masih remaja tentang para karyawannya yang kebanyakan muslim.

" Umat muslim itu bekerja sangat rajin. Jadi, jangan lupa membayar gaji mereka, terutama saat mendekati Idul Fitri," tutur Ahok menirukan pesan ayahnya.

Pesan itu begitu membekas dalam diri Ahok. Alhasil, saat menjabat sebagai Bupati Belitung Timur, Ahok punya program menghajikan guru mengaji dan penjaga masjid.

Beri Komentar