Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dibayar Buat Bersihkan Rumah Kontrakan, Syok Begitu Buka Pintunya. (Foto: Daily Star)
Dream - Menyewakan rumah memang memberikan penghasilan yang lumayan besar. Dalam setahun pemilik bisa mendapat penghasilan hingga puluhan juta.
Meski begitu, menyewakan rumah juga mengandung banyak risiko. Masalahnya, kita tidak tahu bagaimana tabiat si penyewa selama mengontrak rumah.
Seperti seorang penyewa yang meninggalkan rumah kontrakannya dalam kondisi yang sangat jorok di Inggris berikut ini.
Penyewa tersebut telah mengubah rumah di Andover, Hampshire, menjadi sebuah tempat pembuangan sampah raksasa yang sangat menjijikkan.
Tukang bersih-bersih bernama Freddie Gillium-Webb awalnya syok dan hanya bisa melongo begitu membuka pintu rumah kontrakan tersebut.
Rumah dua lantai dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi itu penuh dengan sampah. Mulai dari kaleng minuman, makanan basi hingga tisu toilet.
Bagian dalam rumah itu begitu kotor dan menjijikkan hingga membuat Freddie sampai muntah 20 kali selama membersihkannya.
Dia bahkan sakit selama tiga hari karena berhadapan dengan benda-benda kotor penuh kuman selama berjam-jam di dalam rumah tersebut.

Foto-foto yang sempat diabadikan Freddie memperlihatkan ruang keluarga yang penuh dengan kaleng minuman bekas hingga sofa dan lantainya tak terlihat lagi.
Sementara pemandangan di pojok bagian kamar mandi lebih seram lagi. Tisu toilet bekas pakai dibiarkan berserakan di lantai sampai menumpuk setinggi 1,2 meter.

Tisu toilet yang penuh dengan bercak kotoran orang buang air besar itu sepertinya dilemparkan begitu saja di pojok ruangan tanpa dibuang ke dalam toilet.

Bagian dapur tak kalah joroknya. Tampak kantong plastik dan sisa-sisa makanan berserakan di lantai yang terlihat kotor sekali.
Freddie mengatakan dia harus menghabiskan waktu selama tiga hari untuk membersihkan rumah tersebut.
Dia bahkan membutuhkan hingga 10 botol pembersih ruangan untuk mengembalikan rumah dalam kondisi normal.
Tidak itu saja, Freddie dan timnya terpaksa menggunakan alat berat agar sampah yang menggunung itu bisa muat dalam tong sampah.
" Segera setelah saya membuka pintu rumah, tampak kaleng bir di mana-mana dan tercium bau yang mengerikan.
" Penyewa rumah jelas tidak menggunakan tempat sampah sama sekali. Karena di dapur penuh dengan sisa makanan, sementara di ruang tamu ada sisa kebab dan roti yang sudah menjamur berserakan di lantai.

" Begitu naik ke lantai dua, saya temukan kantong-kantong sampah penuh dengan abu rokok. Lantainya seperti menghilang karena tertutup begitu banyak kaleng bir. Saya mungkin mengambil sekitar 8.000 kaleng bir," kata Freddie.
Kata Freddie, pemiliknya mengaku lega setelah rumah tersebut bisa kembali normal seperti sedia kala. Meski pun dia harus mengalami kerugian 12 ribu poundsterling (sekitar Rp237 juta) akibat kelakuan penyewa rumahnya.
Yang membuat Freddie tidak habis pikir, penyewa 'dari neraka' itu belum membayar uang kontrakan kepada pemilik rumah selama setahun terakhir.
Penyewa bahkan dengan santai mengirim pesan kepada pemilik kalau dia mungkin meninggalkan rumah kontrakan dalam kondisi sedikit berantakan.
" Seharusnya hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi, dan penyewa seperti itu harus di-blacklist agar tidak menyewa rumah lagi," pungkas Freddie.
Sumber: DailyStar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya