Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream - Tidak dapat dipungkiri bahwa anak-anak akan tertarik dan senang menonton film kartun di televisi.
Saat ini tayangan kartun tidak hanya ditayangkan di televisi saja, tapi juga banyak tersedia di Internet melalui YouTube Kids dan lain sebagainya.
Meski begitu, orangtua sebaiknya tetap mengawasi anaknya, dan selalu menyensor tayangan kartun sebelum ditonton.
Pasalnya, ada juga kartun yang berdampak negatif pada anak-anak yang mengandung unsur pornografi, penggunaan bahasa yang kasar, tampilan animasi yang tidak pantas dan lain sebagainya.
Seperti pengalaman ibu dari Malaysia ini, yang hampir saja pingsan saat menyadari bahwa anak-anaknya yang masih kecil sedang menonton video mengandung unsur pornografi.
Melalui postingan di halaman Facebook, ibu bernama Norsila bercerita saat sedang menjemur pakaian, anak-anaknya menonton film kartun lewat aplikasi YouTube yang terpasang di televisi.
Tidak lama kemudian, Norsila mendengar suara anak-anaknya memperebutkan remote televisi. Kakaknya marah karena adiknya mau menonton film kartun. Sedangkan si adik menangis karena dilarang melihat kartun itu.
" Anak-anak menonton kartun di aplikasi YouTube yang terpasang di televisi. Jadi, mudah untuk memantau apa yang mereka tonton. Mereka memang tidak boleh pegang HP," kata Norsila mengawali kisahnya.
Awalnya Norsila mengira anak-anaknya itu melihat film kartun biasa. Tapi karena mendengar mereka bertengkar, Norsila mencoba untuk menengok.
Saat melihat tayangan yang diributkan di layar televisi, Norsila kaget karena mereka ternyata menonton film 'Among Us' versi dewasa.
Dalam film Among Us versi 'dewasa' itu menampilkan banyak sekali adegan yang tidak pantas untuk ditonton oleh anak-anak. Tidak hanya itu, penggambaran karakter kartunnya juga tidak layak dikonsumsi anak-anak.
Kartun Among Us tersebut dibuat dengan penampilan lebih menonjolkan lekuk tubuh yang tidak pantas dilihat oleh anak kecil.
Tidak hanya penggambaran karakter yang tidak pantas, aksi yang dipertontonkan juga banyak memaparkan adegan-adegan yang tidak sepatutnya.
" Ya Allah, kalau tadi tidak ditengok, pasti unsur pornografi di film kartun itu sudah meresap di benak anak kecil yang baru memasuki usia 4 tahun," tulis Norsila.
" Mudah bagi orang tak bertanggung jawab untuk menjajah pikiran anak-anak melalui kartun. Ada banyak kartun jelek seperti ini yang kita sebagai orang tua tidak tahu sering muncul di aplikasi video HP anak-anak," tambahnya.
Menurut Norsila, dia sebenarnya sudah mengatur Parents Control di akun YouTube sebelum mengizinkan anaknya untuk menonton.
Namun, masih ada beberapa video tidak pantas yang tetap 'terselip' hingga bisa ditonton oleh anak-anak.
" Tidak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika mereka menonton YouTube melalui HP. Untungnya, ini bukan untuk HP," kata Norsila.
Terkadang kita merasa telah melakukan sesuatu yang baik, mengawasi anak di depan mata kita. Tetapi hal-hal seperti yang dialami Norsila bisa saja terjadi kapan saja.
Sumber: Lobak Merah
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya