Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream - Kematian memang sudah jadi kepastian. Tetapi, kita tidak pernah tahu akan mati seperti apa.
Banyak kasus kematian terjadi akibat kecelakaan. Kematian semacam ini tentu sangat mengerikan.
Apalagi, potensi kecelakaan selalu ada dalam setiap kegiatan, tidak melulu saat bepergian. Kecelakaan bisa terjadi bahkan saat kita berada di rumah atau tempat kerja.
Itulah fungsi dari kehati-hatian. Agar kita terhindar dari segala bentuk kecelakaan.
Selain itu, perlu pula membentengi diri dengan doa ini.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي ، وَالْهَدْمِ ، وَالْغَرَقِ ، وَالْحَرِيقِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا
Allahumma inni a'udzu bika minat taraddi wal hadmi wal gharaqi wal khariqi, wa a'udzu bika an yatakhabbatanis syaithan 'indal mauti, wa a'udzu bika fi sabilika mudbiran, wa a'udzu bika an amuta ladighan.
Artinya,
" Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari terjatuh dari tempat yang tinggi, dari tertimpa bangunan (termasuk terkena benturan keras dan tertimbun tanah longsor), dari tenggelam, dan dari terbakar. Aku juga berlindung kepada-Mu dari campur tangan setan ketika akan meninggal. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal dalam keadaan lari dari medan perang. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal karena tersengat hewan beracun."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Mobilitas menjadi satu aktivitas manusia yang sangat urgent. Perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain dilakukan semua orang setiap waktu dengan berbagai alasan.
Sehingga kita sudah tidak merasa aneh dengan aktivitas bepergian. Karena aktivitas itu sudah jadi bagian dalam hidup.
Perbedaan hanya terletak pada tujuan dari bepergian itu. Tentu setiap orang alasan sendiri-sendiri.
Apapun alasannya, bepergian adalah kegiatan yang berpotensi berisiko. Meski begitu, aktivitas ini harus tetap dijalankan dengan lebih mempertimbangkan pada tujuannya.
Karena itulah, ada anjuran untuk berpamitan. Ini diharapkan agar orang yang berpamitan mendapatkan doa ketika bepergian.
Ketika ada keluarga atau kerabat pamit untuk bepergian, bekali mereka dengan doa ini.
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُ مَا كُنْتَ
Astaudi'ullaha dinaka wa amanataka wa khowatima 'amalika zawwadakallahut taqwa wa ghafara zanbaka wa yassaro lakal khoira khaitsuma kunta.
Artinya,
" Aku menitipkan kepada Allah agamamu, amanahmu dan penutup amalmu. Semoga Allah membekalimu ketakwaan, mengampuni dosa-dosamu, dan memudahkan kebaikan kepadamu di mana pun kamu berada."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Salah satu hal yang menimbulkan kekhawatiran bagi kita saat bepergian adalah mengalami ujian di tengah perjalanan. Selama bepergian, segala bentuk bahaya dan keburukan bisa saja terjadi.
Karena itulah, kita selalu dianjurkan untuk memohon kepada Allah dengan membaca doa dilindungi selama dalam perjalanan. Tak lupa kita berusaha senantiasa waspada agar bahaya tidak terjadi.
Sebelum bepergian, kita sangat dianjurkan pula untuk berpamitan terutama pada keluarga. Agar keluarga menyaksikan dan mendoakan kepergian kita.
Ketika bepergian, kita tentu tidak bisa menjaga keluarga yang ditinggalkan. Sehingga, apapun yang terjadi pada keluarga adalah di luar kemampuan penjagaan kita.
Karena itu, ketika bepergian sangat dianjurkan mendoakan mereka. Usai pamitan, baca doa ini untuk memohonkan perlindungan bagi keluarga yang kita tinggalkan.
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Astaudi'ullaha dinaka wa amanataka wa khowatima 'amalika.
Artinya,
" Aku titipkan kepada Allah pemeliharaan agamamu, amanatmu, dan akhir penutup amalmu."
Sumber: Bincang Syariah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya