Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Berdoa (Shutterstock.com)
Dream - Dalam beraktivitas sehari-hari, sepatutnya kita membaca doa. Amalan ini dianjurkan karena banyak manfaatnya.
Mulai dari meraih keberkahan ilahi, dimudahkan segala urusan, hingga dijauhkan dari bahaya. Lewat doalah, kita bisa memohon itu semua kepada Allah.
Salah satu aktivitas yang dianjurkan untuk berdoa terlebih dulu adalah bepergian menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Bepergian termasuk bagian dari kebiasaan rutin setiap orang.
Saat berkendara maupun naik angkutan umum, kondisi apapun bisa terjadi tanpa pernah terprediksi. Karena itulah, kita perlu waspada.
Selain itu, memohon keselamatan kepada Allah. Caranya dengan membaca doa ini.
سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَاكُنَّالَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ
Subhanal ladzi sakhkhora lama hadza wama kunna lahu muqrinina wa inna ila rabbina lamunqalibun.
Artinya,
" Maha Suci Allah yang telah menundukkan untuk kami (kendaraan) ini, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya dan hanya kepada-Mu lah kami akan kembali."
Sumber: Laduni.id.
Dream - Salah satu hal yang menimbulkan kekhawatiran bagi kita saat bepergian adalah mengalami ujian di tengah perjalanan. Selama bepergian, segala bentuk bahaya dan keburukan bisa saja terjadi.
Karena itulah, kita selalu dianjurkan untuk memohon kepada Allah dengan membaca doa dilindungi selama dalam perjalanan. Tak lupa kita berusaha senantiasa waspada agar bahaya tidak terjadi.
Sebelum bepergian, kita sangat dianjurkan pula untuk berpamitan terutama pada keluarga. Agar keluarga menyaksikan dan mendoakan kepergian kita.
Ketika bepergian, kita tentu tidak bisa menjaga keluarga yang ditinggalkan. Sehingga, apapun yang terjadi pada keluarga adalah di luar kemampuan penjagaan kita.
Karena itu, ketika bepergian sangat dianjurkan mendoakan mereka. Usai pamitan, baca doa ini untuk memohonkan perlindungan bagi keluarga yang kita tinggalkan.
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Astaudi'ullaha dinaka wa amanataka wa khowatima 'amalika.
Artinya,
" Aku titipkan kepada Allah pemeliharaan agamamu, amanatmu, dan akhir penutup amalmu."
Sumber: Bincang Syariah.
Dream - Tanpa disadari, apalagi prediksi, perjalanan yang kita tempuh sesungguhnya terkandung kesulitan di dalamnya. Penyebabnya semua yang ada di sekitar kita bersifat terbatas.
Sebagai contoh, kita hanya bisa membawa makanan dengan jumlah dan jenis yang terbatas selama dalam perjalanan. Sebab kita tidak mungkin mengolah makanan di jalan. Menentukan seberapa banyak makanan yang dibutuhkan adalah satu-satunya cara yang bisa kita lakukan.
Coba bandingkan ketika kita berada di rumah. Segalanya tersedia sehingga terasa mudah didapatkan.
Kesulitan lain yang bisa saja dihadapi adalah bahaya yang mengancam keselamatan. Membuat kita harus selalu waspada dan berusaha membiasakan diri membaca doa diberi keselamatan selama di perjalanan.
Berdoa adalah bentuk kepasrahan kita kepada Yang Kuasa setelah semua ikhtiar dilakukan. Dengan harapan sampai di lokasi tujuan dengan selamat, kita juga meminta doa perlindungan di perjalanan agar terhindar dari segala macam kesulitan dan marahbahaya.
Ketika dalam perjalanan, kita tentu berharap kemudahan. Untuk mendapatkannya, dianjurkan membaca doa ini.
اللهمَّ الطفْ بي في تيسيرِ كلِّ عسيرٍ فإن تيسيرَ كلِّ عسيرٍ عليك يسيرُ وأسألُك اليسرَ والمعافاةَ في الدنيا والآخرةِ
Allahummalthuf bi fi taisiri kulli 'asir fa inna taisira kulli 'asirin 'alaika yasir, wa as alukal yusra wal mu'afata fid dunya wal akhirati.
Artinya,
" Ya Allah, lunakkanlah kepadaku dalam memudahkan setiap sesuatu yang sulit karena memudahkan setiap sesuatu yang sulit bagi-Mu sangat mudah, dan aku memohon kepada-Mu kemudahan dan kesehatan di dunia dan akhirat."
Sumber: Bincang Syariah
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan