Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi Seorang Pria Sedang Mandi Wajib. (Foto: Unsplash.com)
Dream - Doa mandi wajib pria dan tata caranya yang benar menurut sunnah perlu diketahui oleh setiap muslim. Mereka yang sudah berusia baligh harus mengetahui segala hal tentang mandi wajib karena berkaitan dengan sah tidaknya menjalankan ibadah.
Kewajiban melakukan mandi wajib dikenakan pada seorang pria dan wanita yang telah melakukan hubungan badan. Bagi pria, mandi wajib juga harus dijalankan ketika keluar air mani. Sementara muslimah diharuskan mandi besar setelah selesai masa haid serta nifas.
Kaidah tentang doa mandi wajib pria dan tata caranya yang benar sudah ada dan tinggal diikuti oleh muslim maupun mislimah. Jika tidak dilakukan dengan benar, apalagi sampai tidak melakukannya, seorang muslim dilarang untuk menjalankan berbagai ibadah karena akan dianggap tidak akan sah.
Mandi wajib atau mandi junub dilaksanakan untuk menghilangkan hadats besar. Disebut junub ketika seseorang mengalami salah satu dari dua hal. Pertama, karena keluarnya mani dari alat kelamin laki-laki atau perempuan, baik karena mimpi basah, mempermainkannya, ataupun gairah yang ditimbulkan penglihatan atau pikiran.
Dan yang kedua, disebabkan oleh jimak atau berhubungan intim, meskipun tidak mengeluarkan mani. Persoalan mandi jinabah penting karena ia berkaitan dengan ibadah-ibadah lain, baik yang fardhu maupun sunnah. Orang yang dalam keadaan junub dilarang melaksanakan sholat, berdiam diri atau duduk di masjid, thawaf atau mengelilingi Ka'bah, melafalkan ayat Al-Qur'an, dan menyentuh mushaf.
Kali ini Dream akan membahas tentang doa mandi wajib pria dan tata caranya yang benar menurut sunnah, dikutip dari berbagai sumber.
Doa mandi wajib pria dan tata caranya memang perlu diketahui oleh semua umat muslim. Pasalnya tidak ada manusia yang terbebas dari hadast besar. Maka dari itu sudah selayaknya jika Sahabat Dream harus mengetahui doa mandi wajib pria dan tata caranya yang benar sebagaimana firman Allah SWT:
وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْ
" dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al Maidah: 6).
Dalam surat lainnya Allah SWT juga menyuruh seorang muslim mandi wajib jika dalam keadaan junub.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَقْرَبُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْتُمْ سُكَارٰى حَتّٰى تَعْلَمُوْا مَا تَقُوْلُوْنَ وَلَا جُنُبًا اِلَّا عَابِرِيْ سَبِيْلٍ حَتّٰى تَغْتَسِلُوْا ۗوَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُوْرًا
Artinya: " Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun." (QS. An-Nisa': 43).

Doa mandi wajib pria dan tata caranya berbeda dengan mandi wajib untuk perempuan. Terutama pada bagian bacaan doa niatnya. Tata cara wajib yang harus dilakukan oleh pria akan dipaparkan sebagai berikut:
Cara mandi wajib yang benar pertama tentunya adalah niat. Sebenarnya cara mandi wajib bisa dibilang tidak terlalu jauh berbeda pula dengan mandi yang biasa kamu lakukan. Namun perbedaan paling utama terdapat pada pelafalan niat ini. Kamu bisa melafalkan niat berikut saat mandi wajib:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal jinabati fadlon lillahi ta'ala
Artinya: " Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."
Dengan menyebutkan niat tersebut, maka salah satu syarat sah mandi wajib sudah kamu laksanakan. Kamu bisa melanjutkannya cara mandi wajib selanjutnya.
Setelah melakukan niat di atas, kemudian dilanjutkan dengan cara di bawah ini:
Doa mandi wajib pria dan tata caranya yang benar tentunya mudah untuk dilakukan. Apalagi yang paling penting adalah niat doanya, selain itu cara mandi wajib lainnya mungkin sudah menjadi hal yang biasa dilakukan saat mandi sehari-hari.
Jadi kamu wajib memperhatikan doa mandi wajib dan tata caranya yang benar agar ibadah yang dilakukan senantiasa diterima oleh Allah SWT. Sebab, jika kamu tidak melakukan mandi wajib setelah melakukan hal-hal yang mengharuskannya, maka ibadah yang kamu laksanakan tidak sah alias menjadi sia-sia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam