Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Orang Sakit. (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Ujian dunia bisa berwujud banyak hal, di antaranya adalah penyakit. Penyakit merupakan cobaan yang pernah dialami setiap orang. Namun demikian, rasa sakit yang diderita umat Islam sekaligus sebagai salah satu penggugur dosa jika seseorang sabar dalam menghadapinya.
BACA JUGA: Potret Bella Saphira Saat Mengunjungi Makam Nabi Ayyub
Inilah mengapa seberat apapun penyakitnya, sebaiknya kita tetap sabar, beriman dan beramal saleh. Sebab penyakit menjadi ujian berat bagi keimanan dan kesabaran manusia.
Selain menerima keadaan dengan sabar dan beriman, setiap Muslim juga dianjurkan memanjarkan doa meminta kesembuhan kepada Allah SWT. Salah satunya dengan membaca doa Nabi Ayub ketika terkena penyakit.
Tentu saja juga diimbangi dengan pengobatan agar penyakit yang diderita segera diangkat oleh Allah SWT. Karena jalan kesembuhan dari Allah SWT bisa lewat banyak hal, di antaranya lewat obat atau terapi penyakit tersebut.
Rasulullah SAW bersabda: “ untuk setiap penyakit ada obatnya. Apabila ditemukan obat yang tepat untuk suatu penyakit, akan sembuhlah penyakit itu dengan izin Allah.” (HR. Muslim)
Doa Nabi Ayub ketika terkena penyakit jadi alternatif doa untuk memohon kepada Allah SWT. Nabi Ayub merupakan salah satu utusan Allah yang memiliki kesabaran luar biasa. Ia diuji dengan banyak hal, seperti rumahnya hanyut, anak-anaknya meninggal dunia, hingga penyakit kulit parah yang dialaminya bertahun-tahun. Bahkan karena tidak kunjung sembuh, istrinya pun meninggalkannya.
Nabi Ayub membaca doa memohon pertolongan Allah SWT ketika terkena penyakit kulit tersebut. Doa Nabi Ayub ketika terkena penyakit ini juga terabadikan di dalam Al-Quran Surat Al-Anbiya ayat 83.
Berikut bacaan doanya:
اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ
Inni massaniya adh-dhurrh wa antra arhamur-rahimin
Artinya:
“ (Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.” (QS. al-Anbiya: 83)
Demikian itulah bacaan doa Nabi Ayub ketika terkena penyakit yang juga bisa kamu amalkan saat sedang sakit. Semoga dengan perantara bacaan doa tersebut, penyakitmu segera disembuhkan oleh-Nya. Amin!
Sumber: Bincang Syariah
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya