Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Wabah virus corona telah masuk Indonesia. Kasus ini ditemukan pada dua orang warga Depok, Jawa Barat.
Dalam pernyataan resmi, Presiden Joko Widodo menyebut dua orang itu kontak langsung dengan warga negara Jepang. Keduanya baru tahu terpapar corona usai warga Jepang itu dikarantina di Malaysia karena dinyatakan positif.
Pemerintah langsung sigap menangani kasus ini. Dua warga Depok tersebut saat ini menjalani proses karantina di RSPI Sulianti Saroso.
Virus corona bisa menyebar dan menjangkiti orang lain. Meski begitu, penyebarannya bisa terjadi lewat kontak langsung namun bukan lewat udara.
Tidak ada satupun orang yang bisa menjamin kita bebas dari penularan. Sehingga, kita perlu mawas diri dengan cara menjaga kesehatan.
Selain itu, membaca doa shalawat ini bisa jadi salah satu jalan untuk mencegah timbulnya penyakit.

Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammadin thibbil qulubi wa dawaiha wa 'afiyatil abdani wa syifaiha wa nuril abshari wa dhiyaiha wa 'ala alihi wa shahbihi wa sallim.
Artinya,
" Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami nabi Muhammad Saw, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya, sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya dan semoga rahmat tercurah limpahkan kepada para sahabat beserta keluarganya."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Setiap surat dalam Alquran semuanya hebat. Bisa jadi amalan bermanfaat di dunia dan akhirat.
Meski begitu, tiap surat memiliki keistimewaan masing-masing. Ada yang untuk melancarkan rezeki, perlindungan dari segala gangguan, dan masih banyak lagi.
Salah satu surat yang dianjurkan oleh para ulama untuk rutin dibaca yaitu Al Mulk. Bila perlu, surat ini dihapalkan.
Surat Al Mulk diyakini dapat menjadi pembebas dari pengadilan kubur. Sehingga, seseorang yang mengamalkannya akan dibebaskan dari siksa kubur ketika kelak dia meninggal.
Khasiat surat tersebut akan lebih baik jika diiringi dengan doa memohon keteguhan iman. Dengan begitu, hati kita tidak akan berpaling dari cahaya Islam.

Allahumma'shimna bil islami qo'idan wa raqidan wala tusymit fina 'aduwwan wala hasidan. Allahumma inna na'udzu bika min syarri kulli dabbatin anta akhidzun binashiyatiha wa nas-alukal khoiral ladzi biyadika.
Artinya
" Ya Allah, jagalah diriku dengan tetap memeluk Islam, baik ketika duduk dan tidur. Janganlah Engkau bahagiakan hati musuh dan orang yang hasud kepada kami. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kejahatan setiap makhluk. Engkau adalah Dzat yang mengendalikan mereka. Dan aku memohon kepada-Mu kebaikan-kebaikan yang ada pada-Mu."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Setiap manusia dituntut untuk berusaha dalam mencari rezeki. Dengan rezeki yang didapat, manusia bisa memenuhi kebutuhannya.
Mungkin kita pernah mendengar petuah berbunyi " rezeki terbaik adalah rezeki yang dihasilkan dari keringat sendiri." Petuah ini berisi pesan mengenai keutamaan mandiri dalam mencari rezeki.
Mandiri dalam hal ini menggunakan segenap potensi diri. Tidak peduli apakah bekerja kepada orang lain maupun dengan melakukan usaha sendiri.
Dengan sikap mandiri, kita dapat berusaha sekuat tenaga tanpa mengandalkan orang lain. Kemandirian juga melahirkan sikap profesional.
Sikap mandiri memang perlu dilatih sejak awal. Selain itu, dianjurkan membaca doa yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW untuk memohon rezeki yang halal.

Allahumma ya ghaniyyu ya hamîd, ya mubdi'u wa yu'îd, ya rahimu ya wadud. Aghnini bi halalika 'an haramik, wa tha'atika 'an ma'shiyatik, wa bi fadhlika 'amman siwak.
Artinya,
" Ya Allah, Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Pencipta, Maha Kuasa Mengembalikan, Maha Penyayang, dan Maha Kasih. Cukupi aku dengan harta halal-Mu, bukan dengan yang haram. Isilah hari-hariku dengan taat kepada-Mu, bukan mendurhakai-Mu. Cukupi diriku dengan karunia-Mu, bukan selain-Mu."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya