Evakuasi KRL Anjlok di Bogor Butuh Waktu 4 Jam

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 10 Maret 2019 13:53
Evakuasi KRL Anjlok di Bogor Butuh Waktu 4 Jam
Imbauan kepada warga untuk menghindari lokasi perlintasan kereta api.

Dream - Kepala Daops 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah mengatakan proses evakuasi Kereta Rel Listrik (KRL) yang anjlok di Kebon Pedes, Kota Bogor, Jawa Barat diperkirakan menghabiskan waktu sekitar 4 jam.

" Evakuasi diperkirakan memakan waktu 3-4 jam setelah crane datang. Ada yang diangkat ada yang digeser," kata Dadan kepada Liputan6.com, Minggu, 10 Maret 2019.

Dadan mengatakan, saat ini para petugas sedang menunggu crane yang didatangkan dari Bandung untuk mengangkat KA 1722 tersebut.

Operasional kereta dari Stasiun Bogor dihentikan sementara. KRL dari arah Jakarta akan berhenti dari Stasiun Cilebut, lalu kembali ke Jakarta.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengimbau masyarakat menghindari Jalan Pemuda yang mengarah ke Kebon Pedes maupun sebaliknya. Upaya itu untuk menghindari kemacetan parah akibat pintu perlintasan KRL Jakarta-Sukabumi yang tertutup.

" Saat ini kondisinya di perlintasan itu tidak bisa dilalui kendaraan karena masih tertutup KRL anjlok," kata Bima.

Sumber: Liputan6.com/Achmad Sudarno

1 dari 2 halaman

6 Orang Terluka Akibat Anjloknya KRL di Kebon Pedes

Dream - Kereta Rel Listrik (KRL) yang anjlok di Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, membuat enam orang terluka. Satu orang terluka yaitu masinis KRL.

" Ada 6 luka, 1 di antaranya laki-laki," ujar petugas kepolisian kepada Liputan6.com, Minggu 10 Maret 2019.

Satu di antaranya korban perempuan dilaporkan mengalami luka patah kaki. Saat ini, keenam korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Salak, Kota Bogor.

KRL yang anjlok yaitu KA 1722 rute Stasiun Jatinegara-Bogor mengalami anjlok pada pukul 10.15 Wib.

Berdasar pandangan saksi mata, Sudarsono, KA 1722 sempat oleng sebelum melewati perlintasan Kebon Pedes.

" Enggak lama gerbong depan anjlok ke kanan lalu dua gerbong di belakangnya ikut terbalik," kata Sudarsono.

Dari tiga gerbong yang terbalik, satu di antaranya gerbong khusus perempuan. Peristiwa tersebut juga mengakibatkan dua tiang listrik aliran atas kereta roboh.

Hingga saat ini, rangkaian kereta masih berada di jalur menunggu petugas untuk melakukan evakuasi.

Sumber: Liputan6.com/Achmad Sudarno

2 dari 2 halaman

Penumpang Terjepit

Dream - KRL rute Jatinegara-Bogor dengan kode 1722 mengalami anjlok di Kebon Pedes, Kota Bogor, Jawa Barat. Salah satu kereta di bagian ujung sampai keluar lintasan lalu ambruk dan menutupi jalur sebaliknya.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.05 WIB. Posisi kereta berada di jalur dari Stasiun Cilebut menuju Stasiun Bogor.

Salah satu penumpng, Nida, mengatakan kereta baru meninggalkan Stasiun Cilebut. Tiba-tiba, kereta mengerem secara mendadak saat dalam perjalanan menuju Stasiun Bogor.

" Jadi pas kereta sudah lewat Stasiun Cilebut di perlintasan Dadali JPL 28 tiba-tiba kereta ngerem mendadak, yang terdengar dari gerbong belakangan guncangan gede banget," ujar Nida, dikutip dari Liputan6.com, Minggu 10 Maret 2019.

Kabel listrik tegangan tinggi di atas kereta ikut tertarik, menyebabkan satu tiang patah. Tiang tersebut kemudian roboh dan menimpa kereta 6 dari rangkaian yang terdiri dari 8 kereta itu.

Menurut Nida, masinis mengalami luka. Terdapat sejumlah penumpang yang terjepit di kereta itu.

" Masinisnya tadi dibawa ke rumah sakit, sekarang masih ada korban di gerbong yang terjepit," kata dia.

Beri Komentar