Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Warga Semarang, Jawa Tengah, digegerkan oleh penemuan mayat wanita di dalam salah satu kamar hotel di Jalan Singosari, Kamis 11 Februari 2021. Wanita itu diduga sebagai korban pembunuhan.
Menurut Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Untung Kistopo, jasad wanita, yang diketahui bernama Melyanti (24), ditemukan pertama kali oleh salah seorang petugas hotel yang akan membersihkan kamar.
" Petugas hotel sedang membersihkan kamar, karena sudah jatuh waktunya 'check out'," kata UNtung, dikutip dari Liputan6.com.
Petugas hotel menemukan jasad Melyanti dalam posisi duduk dengan ditindih tas. Pengelola hotel kemudian melaporkan penemuan mayat itu ke polisi.
Menurut Untung, Melyanti menginap bersama lelaki. Mereka check in pada 2 Februari 2021. Melyanti dan teman prianya memesan kamar dengan menggunakan aplikasi Reddoorz.
Polisi masih memburu teman pria Melyanti yang pergi meninggalkan hotel pada Kamis sekitar pukul 04.49 WIB. Sejumlah saksi menyebut teman pria Melyanti bernama Dani.
Untung menyebut Dani sempat meminta salah seorang pegawai hotel untuk mengantarnya ke terminal bayangan di Sukun, Banyumanik, Kota Semarang. Teman pria Melyanti itu mengaku akan pulang kembali ke Wonosobo.
Tim Inafis Polrestabes Semarang yang memperoleh laporan tentang peristiwa penemuan jasad dalam lemari tersebut kemudian melakukan olah tempat kejadian peristiwa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya