Dream - Kebiasaan orang tua yang membekali anak-anak dengan perangkat teknologi memang bertujuan untuk mempermudah komunikasi dengan anak. Namun ternyata di sisi lain hal ini justru berpotensi memicu terjadinya tindak kejahatan.
Sir John Scarlett, Mantan Kepala Military Intelligence, Section 6 Inggris (MI6), mengatakan bahwa anak-anak sangat rentan terhadap serangan dari orang dewasa yang melacak gerakan mereka menggunakan teknologi Global Positioning System (GPS). Meningkatnya penggunaan perangkat pelacak ponsel dinilai bisa dimanfaatkan oleh para predator seksual.
Scarlett mengatakan bahwa para orangtua harus waspada tentang penggunaan smartphone dan tablet oleh anak-anak. Pasalnya, pedofil bisa saja meretas perangkat mobile untuk melacak pergerakan mereka. Seperti diketahui jika anak-anak kerap check in di suatu lokasi yang mereka kunjungi.
Bocornya informasi pribadi dan penggunaan layanan pelacakan menimbulkan risiko lebih besar bagi keamanan masyarakat dibandingkan pengawasan yang dilakukan negara. Menurutnya hal inilah yang lebih mengkhawatirkan, karena remaja cenderung acuh terhadap ancaman karena mereka merupakan generasi yang tumbuh dalam lingkungan teknologi.
Tidak dapat dipungkiri jika teknologi GPS dalam perangkat pintar memberikan penggunanya akses per peta online. Hal ini bertujuan utama untuk membantu sang pengguna melacak perangkatnya saat hilang. Namun kemudian teknologi ini berpotensi besar disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
" Secara pribadi, yang paling saya khawatirkan adalah perangkat pelacakan. Misalnya aplikasi lokasi, yang kini mudah diperoleh. Pada awalnya Anda memberikan informasi tentang diri Anda dan setelah itu Anda bisa kehilangan kendali atas itu semua," ucap Scarlett seperti dikutip dari laman Telegraph.
Untuk itu, dia memastikan para orangtua berkewajiban juga bijak dan bisa menjelaskan bahaya dari penggunaan perangkat pelacakan. Karena para remaja telah tumbuh dengan teknologi sehingga mereka akan jauh lebih tidak peduli terhadap risiko yang ada.
" Ada banyak hal sederhana yang bisa dilakukan untuk melindungi diri sendiri seperti menggunakan password dan hal lainnya. Semua orang harus memahami, bahwa kita tidak bisa benar-benar yakin tidak akan ada penyusup," pungkas Scarlett.