Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Sunshine Coast Snake Catchers 24/7)
Dream - Sepintas, gundukan daun kering di kebun belakang sebuah rumah di Queensland, Australia, ini terlihat normal-normal saja.
Namun, di gundukan daun kering itu bersembunyi seekor induk ular yang sedang menjaga telur-telurnya.
Seorang penangkap ular dari Australia bernama Lockie Gilding mendapat panggilan untuk menyingkirkan induk ular di gundukan daun kering tersebut.
Dan sebelum melakukan tugasnya, Gilding mengambil foto gundukan daun kering tersebut dan mengunggahnya ke laman Spot The Snake di Facebook.
Selanjutnya Gilding menantang netizen untuk menemukan induk ular yang sedang bersembunyi di gundukan daun kering itu.
Follower Gilding yang berjumlah 54.000 merasa kesulitan menemukan induk ular berjenis piton karpet itu.
" Sepertinya kuis terakhir dari Spot The Snake agak mudah bagi kalian. Sekarang yang satu ini mudah-mudahan sedikit lebih menantang!" tulis Gilding.
Posting Gilding itu mendapat ratusan komentar yang berusaha menemukan induk ular piton karpet itu.
Namun, dari sekian ribu follower, hanya satu yang bisa menemukan persembunyian induk ular piton karpet itu.
© Sunshine Coast Snake Catchers 24/7
Gilding, yang mengelola jasa penangkapan ular Sunshine Coast Snake Catchers ini kemudian mengungkapkan jawabannya.
Dia menunjuk ke sebuah liang yang hampir tak terlihat di kiri bawah timbunan daun kering tersebut.
" Ular yang dimaksud adalah piton karpet betina dan kebetulan sedang mengerami telur-telurnya. Sayangnya, gundukan tempatnya bersarang harus diratakan dan dia juga terpaksa dipindahkan," tambah Gilding.
Gilding merasa bersyukur telur-telur ular itu masih dalam keadaan baik. Dia berjanji akan merawat ular itu dan telur-telurnya sampai menetas.
Ular piton karpet adalah jenis ular tidak berbisa namun dapat tumbuh memanjang hingga 4 meter.
Umumnya, ular piton memangsa mamalia kecil dengan cara membelitnya sampai mati lemas.
(Sumber: thesun.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya