Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi. (Foto: Freepik.com)
Dream - Sebuah kasus kontroversial terjadi Rusia. Seorang gadis berusia 13 tahun membuat pengakuan di sebuah acara TV bahwa dia tengah hamil setelah berhubungan intim dengan pacarnya.
Pengakuan itu semakin mengejutkan karena kekasih prianya itu baru berusia 10 tahun.
Kedua anak berinisial D dan I baru-baru ini muncul di acara televisi Rusia 'On Air Live' untuk menceritakan kisah mereka yang penuh kontroversi.
Pasangan bocah ini dipertemukan dan dites untuk menguji kehamilan D oleh para ahli di bidangnya.
Kabar tentang I yang telah menghamili D telah viral di media sosial Rusia sepanjang minggu lalu.
D mengatakan tidak pernah berhubungan intim dengan anak laki-laki lain selain bersama I.
Cerita D ini awalnya dipercaya oleh seorang psikolog. Tetapi kemudian dibantah oleh Dr Evgeny Grekov, pakar urologi dan andrologi.
Dr Grekov membuktikan bahwa I terlalu muda untuk membuat seorang gadis bisa hamil. Dia bahkan telah memeriksa ulang hasil laboratorium tiga kali sehingga tidak mungkin ada kesalahan.
" Tidak mungkin I punya sel sperma. Dia masih anak-anak. Bahkan tidak punya testosteron. Selain itu, dia belum pubertas. Jadi kami merasa heran," kata Dr Grekov.
Meski sudah ada bukti dari Dr Grekov, pasangan muda dan orang tua mereka bersikeras bahwa cerita D adalah versi yang benar.
Sementara itu D mengaku pernah sekali melakukan hubungan intim di rumah I. Dia awalnya ragu anak seusia 10 tahun bisa melakukan hal itu. Tapi sekarang dia yakin bahwa pemikirannya itu salah.
" Itu ide I, jadi aku tidak keberatan," kata D. " Aku tidak berpikir bahwa pada usia 10 tahun dia dapat melakukan hal-hal seperti itu, aku pikir tidak akan terjadi apa-apa."
I sendiri tidak pernah berpikir bisa membuat pacarnya hamil. Tetapi ketika ditanya apakah mungkin janin di perut D bukan miliknya, I menyatakan tidak mungkin.
" Saya percaya kepada putra saya ketika dia mengatakan bahwa dia adalah ayahnya," kata ibu I.
Baik D dan ibunya ingin tetap mengasuh bayinya jika nanti lahir. Tetapi hingga sekarang tes DNA untuk menentukan apakah I adalah ayahnya tidak dapat dilakukan.
(Sah, Sumber: OddityCentral.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya