Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pernikahan Bora Dan Ira Fazilah (Foto: Instagram @makassar_iinfo)
Dream – Jodoh memang tidak kemana. Bisa itu dengan teman dekat yang seumuran atau bisa juga dengan yang usianya berbeda jauh. Hal inilah yang terjadi di Sulawesi Selatan.
Lebih tepatnya di Desa Bana, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Di mana seorang kakek yang diketahui bernama Bora dan saat ini berumur 58 tahun menikahi gadis berusia 19 tahun bernama Ira Fazilah.
Kabar pernikahan mereka pun langsung menjadi sorotan publik dibarengi dengan beredarnya foto pernikahan keduanya di media sosial.
Bagi sebagian besar masyarakat mungkin langsung dibuat heran dengan pernikahan Bora dan Ira karena terpaut umur yang cukup jauh.
Tapi, daripada kamu makin penasaran bagaimana kisah cinta mereka pada akhirnya berujung di pelaminan, berikut adalah ulasannya sebagaimana dihimpun melalui Merdeka.com dan akun Instagram @makassar_iinfo.
Terkait dengan pernikahan tersebut telah dibenarkan oleh Kepala Desa Bana, Ishak. Pernikahan Bora dan Ira berhasil mencuri perhatian publik karena usianya yang terpaut 39 tahun.
“ Iya betul acaranya tadi siang di Dusun Cippaga,” jelas Ishak saat dikonfirmasi, sebegaimana dilansir melalui Merdeka.com.
Dalam penjelasannya, Ishak mengatakan bahwa pernikahan tersebut dijalin atas kemauan sendiri atau tidak ada paksaan dan kedua benar-benar saling menyukai.
“ Mereka menikah berdasarkan kesepakatan keduanya. Suka sama suka,” terang Ishak.
Sebelum ikatan suci antara Bora dan Ira terjalin, sebelumnya Bora pernah melamar ibu Ira. Diketahui bahwa Bora selama ini hidup sendiri dan statusnya masih lajang.
Ia melamar ibu Ira lebih dulu yang statusnya adalah janda dikarenakan bercerai. Namun sayangnya lamaran tersebut ditolak oleh ibu Ira.
Lalu Ibu Ira menawarkan putri sulungnya yang bernama Ira Fazilah untuk menikah dengan Bora. Selain itu, kedua mempelai tersebut ternyata masih memiliki hubungan kekerabatan.

Pernikahan di Sulawesi Selatan memiliki tradisi, di mana pihak pria memberikan uang panaik kepada pihak wanita dengan jumlah tertentu yang dijadikan sebagai mahar pernikahan.
Dalam pernikahan Bora dan Ira tampak keduanya menggunakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan dan Ira juga didandani sangat cantik dengan hiasan di kepala yang membuatnya semakin memesona. Di sampingnya terlihat Bora yang sedang memeluk Ira yang adalah istrinya.
Acara pernikahan berlangsung di sekitar Pegunungan Bontocani, rumah dari nenek Ira. Sedangkan uang panaik atau mahar yang diberikan oleh Bora kepada Ira adalah uang senilai Rp 10 juta dan sebidang tanah dengan luas satu hektar.

Seiring dengan menyebarnya unggahan foto pernikahan kakek dan gadis 19 tahun yang sudah mendapat like sebanyak 36 ribu lebih tersebut, hal ini pun langsung membuat netizen beramai-ramai memenuhi kolom komentar Instagram @makassar_iinfo.
Dari komentar yang sudah hampir 1.500 itu, tampak para netizen memberikan reaksi yang beragam.
“ Yang jomblo semangat siapa tau jodohmu belum lahir, ehehhhehe,” tulis @gunawan_2003_.
“ Nda boleh suudzon yaa netizen, pikiran kita sama kok,” tulis @_ramlaahhh.
“ Pada Dasarnya Wanita Hanya ingin Kepastian,” tulis @amhal_bacrie46.
“ Jodoh memang tidak kemana,” tulis @mmahlilrk.
“ Yang kakek dapat gadis. Jadi kami yang muda dapat nenek-nenek gitu,” tulis @ladoskor93.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya